Pemilukada Sitaro
Uniknya Pemilih Sitaro, Masuk Bilik tapi tak Mencoblos
Pemilukada di Sitaro sudah selesai, namun meninggalkan cerita unik yang berkembang.
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TAGULANDANG - Pemilukada di Sitaro sudah selesai, namun meninggalkan cerita unik yang berkembang, Selasa (11/6/2013). Cerita unik pun dialami oleh Samaun Sandana, Anggota PPK Biaro. Menurut ceritanya, dari hasil rekap ada 19 suara dinyatakan tidak sah, hal itu biasa memang, namun uniknya, ada pemilih yang masuk ke bilik suara tanpa mencoblos kertas suara.
"Ada yang datang ambil kertas suara, masuk bilik tapi tak mencoblos. Saya sempat bingung juga saat menyaksikan tak ada lubang hasil coblosan, periksa-periksa berulangkali memang tidak ada. Itu di TPS Dalinsaheng," ujarnya sambil geleng-geleng kepala.
Ia mendapati ada dua kertas suara seperti itu "Kalau tahu begitu tidak usah pergi ke TPS, lebih baik cari ikan di laut," kata dia sembari tertawa.
Ada lagi yang menurut pendapatnya pemilih bukan tak memahami cara pencoblosan, namun ingin mencobai panitia pemungutan suara, "Ada kertas suara dicoblos tepat di tengah garis antara pasangan nomor urut 1 dan 2. Kalau semacam ini mereka tahu tapi mau coba-cobai panitia," ungkapnya sembari mengungkapkan, ada juga yang nyoblos lambang kabupaten bukan gambar pasangan calon.
Ia juga mengungkapkan, di tiap TPS Biaro tak ada pasangan yang menang 100 persen suara "Paling tinggi cuma 80 persen di Karungo, tak ada 100 persen," sebutnya.
Cukup mencolok juga kata Sandana tingkat Golongan putih. Ada 577 pemilih yang tak menyalurkan hak suaranya. "Kebanyakan tidak di tempat, banyak yang melaut, biasanya di Kema (Minut) dan kerja toko di Manado, ada juga yang sakit tak bisa jalan," katanya.