Pemilukada Sitaro
Meski Beda Pilihan, Wagub Imbau Warga Sitaro Jaga Kedamaian
Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Dr Djauhari Kansil mengimbau warga Sitaro agar bisa menjaga perdamaian meskipun berbeda dukungan.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah di Siau Tagulandang dan Biaro (Sitaro) mendapat perhatian publik. Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Dr Djauhari Kansil mengimbau warga Sitaro agar bisa menjaga perdamaian meskipun berbeda dukungan, Selasa (4/6/2013). "Besok (Rabu, 5/6/2013) semua memilih, meskipun berbeda pilihan nanti pada hari Minggu sama-sama masuk gereja saling bertemu, atau mungkin hari Jumatnya sama-sama bertemu di masjid. Semua yang berbeda pilihan itu adalah teman, saudara, kerabat, torang samua basudara jadi mesti jaga kedamaian," ujarnya.
Pemilihan di Sitaro unik dibanding daerah lain karena hanya dua calon besar yang maju. Dua pasangan calon ini masing-masing diusung oleh partai besar, Toni Supit yang berpasangan dengan Siska Salindeho diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sementara Drs Winsulangi Salindeho berpasangan dengan Drs Piet Hein Kuera dari Partai Golongan Karya. Dengan sedikitnya calon dikhawatirkan bisa menimbulkan 'gesekan' maka wagub mengharap masyarakat di sana bisa memberikan suara dengan baik tanpa ada perselisihan.
Menurutnya Provinsi Sulut mendukung penuh pelaksanaan pesta demokrasi tersebut, wagub mengaku juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat beserta jajarannya bagaimana dengan kesiapan pelaksanaan hingga upaya pengamanannya. "Ingat apapun pilihannya torang samua basudara, tetap jaga ketenangan, kenyamanan dan kedamaian," pungkasnya.