Ujian Nasional
Siswa SMA dan SMK Minsel Dapat Peyegaran Rohani Sebelum UN
Selain persiapan kemampuan dalam menghadapi Ujian Nasional (UN), persiapan mental dan spiritual juga sangat diperlukan.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG - Selain persiapan kemampuan dalam menghadapi Ujian Nasional (UN), persiapan mental dan spiritual juga sangat diperlukan, hal tersebut menjadi perhatian bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dengan mengadakan retreat, di gedung Waleta, Jumat (12/4).
Kegiatan Retreat tersebut yang merupakan hasil kerjasama antara Dikmen Disdikpora Minsel dengan Stephen Tong Ministries International, diikuti oleh siswa SMA dan SMK se Minsel yang akan menghadapi ujian pada minggu depan.
Menggunakan pakaian biasa tanpa seragam, karena sementara masa tenang, para siswa nampak antusias dalam mendengarkan materi dan penguatan yang diberikan oleh pelayan Tuhan.
Mereka diberikan materi berupan pendalaman Firman Tuhan, serta diberikan tayangan berupa video kesaksian dari anak muda, serta semua yang berkaitan dengan penguatan terhadap siswa yang menghadapi UN.
"Mereka sengaja diberikan materi retreat, supaya menghadapi ujian nanti, bisa tenang, percaya kepada Tuhan dan diri sendiri," jelas Rolly Makauli Kabid Dikmen Disdikpora.
Ia menambahkan, para siswa ini melewati enam sesi materi."Hari ini empat sesi, besok lagi dua sesi terakhir, dan materinya sudah dipersiapkan, termasuk para siswa juga didoakan," katanya.
Sementara itu, Yane Lumintang siswa SMK 1 Amurang mengatakan, sangat senang ada kagiatan retreat seperti ini."Kami diarahkan, termasuk bimbingan untuk memilih, kelajutan setelah lulus nanti apa yang harus kami lakukan," jelasnya.
Selain itu, dirinya juga mendapatkan penyegaran sebelum menghadapi UN."Kami diajarkan untuk tetap rileks dan persiapkan diri dengan belajar, saat mengadapi UN," jelasnya.
Ia menambahkan, sudah siap untuk mengikuti UN nanti."Harus siap, dengan belajar dan berdoa, saya yakin bisa berhasil, dan tidak ada yang perlu ditakutkan," katanya.