Konflik Pendukung Bola
Bentrok Pendukung, Berikut 28 Tweet Penjelasan Versi ICI Moratti Manado
JCI-CM memberi klarifikasi ke Tribun Manado, ICI Moratti Manado mengeluarkan 28 tweet di akun resminya @ICI_Manado.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Robertus Rimawan
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bentrok antar dua pendukung klub sepak bola masing-masing kubu memiliki versi kisah sendiri-sendiri. Juventus Club Indonesia-Chapter Manado (JCI-CM) bahkan sempat mendatangi kantor Tribun Manado untuk memberikan klarifikasi, Minggu (31/3/2013). Sementara Inter Club Indonesia (ICI) Moratti Manado mengeluarkan 28 tweet di akun resminya @ICI_Manado.
Berikut 28 tweet mengklarifikasi insiden bentrokan versi ICI Moratti Manado :
- @InterClubIndo Berikut klarifikasi resmi dari ICI Moratti Manado tentang kejadian semalam
- Setelah Full Time, para anggota mendapat arahan dari pengurus agar tdk meninggalkan lokasi u/ keperluan pendataan membership @SoccerResto
- Saat itu salah satu anggota Polda Sulut Briptu David Pontoh sekaligus member ICI Moratti Manado diminta bantuan u/ mengamankan area terdepan
- Kurang lebih sktr 30menit rombongan JCI Manado dtg dgn didahului 2 unit sepeda motor dan meneriakkan kalimat provokasi
- Tindakan provokasi pertama mengacungkan jari tengah & berteriak 'mana ngoni p ultras, torang ultras!'
- Yang artinya 'mana ultras kalian, kami juga ultras!' sehingga keadaan memanas
- Sebagian anggota Interisti kami yg berada di luar terpancing keadaan, sehingga sempat terjadi adu mulut
- Sebagian Interisti yg lain mencoba melerai untuk menjaga keadaan lebih kondusif
- Sebagian pengurus di bawah komando Briptu David tdk mampu meredam emosi para Interisti lain & terjadi bentrok adu fisik dgn 2sepeda motor tsb
- Sekitar kurang lebih 3 menit kemudian, datang rombongan Juventini Manado dalam jumlah banyak
- Terjadi adu mulut & keadaan semakin memanas karena massa yang terkumpul semakin banyak
- Terjadi kemacetan lalu lintas di depan Soccer Resto
- Dalam situasi tsb, Korwil kami terkena lemparan helm saat akan ikut meredam keadaan
- Setelah insiden pelemparan helm keadaan semakin menjadi lebih panas, kemudian diikuti pelemparan batu dari rombongan
- Pelemparan batu tersebut mengakibatkan korban dari salah satu Interisti mengalami luka terbuka di pelipis kanan berukuran 7 x 0,5cm
- Beruntung salah satu anggota ICI Moratti Manado yg kebetulan berprofesi tenaga medis memberi pertolongan pertama pada korban
- Penduduk sekitar mencoba melerai pertikaian yang sedang terjadii, darah korban bercucuran di sekitar halaman parkir dan halaman depan Soccer
- Darah tsb sempat disaksikan beberapa anggota polisi yang datang dan juga penduduk sekitar
- Korban dirujuk ke RS. Siloam dan mendapatkan perawatan intensif 6 jahitan
- Pihak kepolisian dan dibantu penduduk sekitar mengamankan situasi sehingga keadaan menjadi lebih kondusif
- Atas arahan dari pihak Kepolisian, para Interisti pulang dgn beraturan ke rumah masing-masing dengan pengawalan dari pihak Kepolisian
- Beberapa pernyataan sepihak mengakibatkan respon ratusan mention ke akun Twitter ICI Moratti Manado dengan nada memaki dan menghina
- Benar adanya jika terdapat aksi pembakaran kaos berwarna putih hitam oleh oknum Interisti
- Menanggapi berita tentang pemukulan & adanya korban dari fans wanita Juventus, kami siap menindaklanjuti apabila berita itu benar adanya
- Kami akan bersikap kooperatif dengan pihak hukum terhadap anggota kami apabila terdapat aksi pemukulan tersebut
- Adapun berbagai material yang ada saat terjadinya bentrok berupa batu, helm, paving block dan botol bukan berasal dari pihak kami
- Dan tidak benar adanya penggunaan bambu dalam insiden tsb, karena tiang bendera kami menggunakan paralon
- Terima kasih atas pihak2 yang memberikan dukungan, kritik serta saran kepada kami semoga menjadi bahan pertimbangan kemajuan organisasi kami.
Sementara itu delapan pengurus JCI-CM di redaksi Tribun Manado mengungkapkan, saat itu sekitar seratusan pendukung Juventus (Juventini) yang mengendarai sepeda motor dan mobil berarak menyusuri Boulevard setelah menonton pertandingan sepak bola Liga Italia antara Inter Milan dan Juventus.
Menurut Angela Tambahani, saat tiba di depan Soccer Resto mereka dihadang. Tiba-tiba satu laki-laki memukul perempuan anggota yang dibonceng. Pelaku menggunakan pipa paralon yang diujungnya terikat bendera Inter Milan.
Angela sendiri mengaku menjadi korban pendukung Inter Milan. Selain dirinya ada juga dua perempuan pendukung Juventus lainnya yang jadi korban, yakni Ymanda Dalos dan Enjel Soputan.
Pendukung Juventus membantah telah mengejek pendukung Inter Milan yang timnya kalah. Merasa menjadi korban kekerasan, setelah peristiwa itu beberapa pendukung Juventus melapor ke Polresta Manado yang disertai dengan hasil visum.
Fauzan, pengurus JCI-CM lainnya, berharap pertikaian antarpendukung sepakbola tidak terjadi di Manado. Ia sendiri tidak menyangka karena selama ini pendukung Juventus di Manado sering menggelar nonton bareng dengan pendukung klub lainnya dan tak pernah terjadi pertikaian.