Pemilukada Minahasa
Ivan Hampir Pinjam Simbol Kepangkatan Sajouw
Persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Drs Jantje W Sajouw MSi dan Ivan Sarundajang di gedung Wale Ne Tou Tondano hampir rampung.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Drs Jantje W Sajouw MSi dan Ivan Sarundajang di gedung Wale Ne Tou Tondano hampir rampung.
Dekorasi di ruang pelantikan hampir rampung. Sampai Sabtu (15/3) sore, panggung utama ruangan tersebut hampir rampung. Sebuah baliho raksasa berukuran sekitar lima kali 20 meter telah terpasang bersama hiasan kain berwarna merah-putih. Kursi untuk 35 anggota DPRD Minahasa juga telah ditata lengkap dengan papan nama masing-masing anggota. Dibagian luar nampak beberapa petugas sedang membenahi tenda untuk para undangan.
Selain persiapan ruangan pelantikan, dua sosok utama yang akan jadi fokus perhatian dalam kegiatan tersebut juga telah siap. Bupati Minahasa terpilih, Drs Jantje W Sajouw MSi mengatakan dirinya telah mempersiapkan semua kelengkapan dalam proses pelantikan tersebut.
Pakaian kebesaran yang akan digunakan untuk pelantikan telah selesai dijahit sejak beberapa pekan lalu. Semua hal yang berkaitan dengan prosesi pelantikan juga telah siap, termasuk pakaian yang akan digunakan isterinya, Olga Singko.
"Persiapan mental dan kebutuhan penunjang lainnya telah siap. Sekarang saya hanya bisa berharap pelaksanaan pelantikan bisa berjalan lancar," ujarnya.
Wakil Bupati Minahasa terpilih, Ivan Sarundajang juga mengaku telah siap untuk prosesi pelantikan itu. Saat berbincang dengan Tribun Manado, Ivan mengatakan pakaian yang akan dikenakannya telah selesai dijahit oleh tukang jahit di Manado.
Dalam persiapan tersebut, ternyata Ivan sempat berniat akan menggunakan simbol kepangkatan wakil bupati milik Sajouw. Menurutnya, simbol jabatan yang akan digunakannya sama persis dengan milik Sajouw saat ini.
"Saya sempat meminta untuk menggunakan simbol kepangkatan milik Pak Sajouw karena simbolnya sama persis dengan yang akan saya gunakan. Tapi setelah berbincang, beberapa orang tetap mengusulkan saya membeli simbol kepangkatan yang baru karena harganya juga tidak terlalu mahal. Akhirnya saya memutuskan untuk membali yang baru," ujarnya.
Dari sisi persiapan metal, Ivan mengatakan sebagai orang yang percaya pada Tuhan, dirinya terus berdoa agar bisa diberikan kekuatan dan kesehatan agar bisa menjalani proses pelantikan itu dengan lancar.
Persiapan lain yang dilakukan Sajouw dan Ivan adalah melakukan geladi kotor dibawah arahan Asisten I Pemprov Sulut, Mecky Onibala dan tim protokoler dari Pemprov Sulut. Mereka melakukan simulasi urutan acara yang akan dilewati, termasuk prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan.
Ivan Pakai Mobil Bekas Sekda
Dalam beberapa hari mendatang Sajouw dan Ivan akan resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa periode 2013-2018. Kendati demikian, tidak ada persiapan fasilitas khusus untuk pasangan ini.
Saat diwawancarai Tribun Manado, Ivan mengatakan Jumat (15/3) dia telah menerima plat nomor DP 5 B khusus untuk wakil bupati. Saat ditanya mobil apa yang akan dipasangi plat nomor itu, Ivan mengatakan dirinya tidak mengharapkan mobil dinas yang baru.
"Saya akan menggunakan mobil dinas bekas Sekda Minahasa (Warouw Karouwan). Saya tidak menuntut mobil dinas baru karena jika ada mobil yang masih layak digunakan maka tidak perlu membeli mobil dinas baru," ujarnya.
Dirinya mengatakan pengadaan mobil dinas baru tidak terlalu mendesak karena lebih baik uang tersebut digunakan untuk pendanaan pekerjaan pembangunan fasilitas umum yang akan dinikmati masyarakat.
Mobil dinas yang akan digunakan Sajouw adalah mobil jenis Toyota Camry bekas digunakan Drs Vreeke Runtu, sedangkan mobil dinas bekas Sekda Minahasa jenis Toyota Fortuner akan digunakan oleh Ivan. Kedua mobil ini baru dibeli beberapa tahun lalu.