Pemilukada Minahasa
Keluarga JWS-Ivansa Akan Tampil Seragam saat Pelantikan
Keluarga JWS-IvanSa mengatakan persiapan yang mereka lakukan berkaitan dengan pakaian yang akan dikenakan saat proses pelantikan.
Tinggal menghitung hari warga Minahasa akan memiliki Bupati dan Wakil Bupati Minahasa yang baru. Pasangan Jantje W Sajouw (JWS) - Ivan Sarundajang (Ivansa) akan resmi dilantik sebagai pemimpin Minahasa pada Minggu (17/3).
Jelang hari bersejarah bagi warga Minahasa ini, berbagai persiapan terus dimatangkan Pemkab, KPU, DPRD Minahasa, dan beberapa pihak lainnya. Rapat yang membahas teknis serta mekanisme acara pelantikan itu terus dimatangkan oleh panitia yang dibentuk khusus.
Tidak hanya panitia pelantikan yang melakukan persiapan. Pasangan JWS-Ivansa yang akan menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa ke-33 ini juga melakukan persiapan. Saat berbincang dengan Tribun Manado, Jumat (1/3), mengatakan persiapan yang mereka lakukan berkaitan dengan pakaian yang akan dikenakan saat proses pelantikan.
"Saat ini persiapan pakaian telah selesai. Pakaian kebesaran yang akan saya gunakan saat prosesi pelantikan telah selesai dijahit," ujarnya.
Pakaian kebesaran yang dimaksud JWS adalah setelan jas berwarna putih. Ayah tiga anak ini sebenarnya telah memiliki pakaian seperti ini saat dilantik sebagai Wakil Bupati Minahasa periode 2008-2013.
Kesiapan pakaian bukan hanya menjadi perhatian pasangan JWS-Ivansa, karena isteri dan anak-anak mereka juga akan mendapat sentuhan khusus dan tapil beda saat prosesi pelantikan. Para isteri akan mengenakan kebaya, sedangkan anak-anak akan tampil modis dengan desain masing-masing.
Kendati demikian, isteri dan anak-anak akan tetap tampil seragam dari sisi warna bahan kain yang digunakan. Semuanya akan mengenakan pakaian beraksen warna merah. Pakaian-pakaian ini dijahit khusus oleh penjahit trampil di Manado.
"Keluarga JWS dan Ivansa pasti akan tampil seragam. Semua persiapan telah selesai dan tinggal menunggu pelaksanaan pelantikan," ujarnya.
Proses pelantikan ini akan dilaksanakan di Aula Wale Ne Tou Tondano. Sekitar 2.800 orang akan diundang untuk melihat langsung proses pelantikan tersebut. Untuk kegiatan pelantikan tersebut, Polres Minahasa harus bekerja ekstra untuk melakukan pengamanan.
Kapolres Minahasa, AKBP Henny Posumah mengatakan, pihaknya akan mengerahkan 321 anggota Polres Minahasa ditambah sekitar 50 anggota dari Polda Sulut. Anggota dari berbagai kesatuan akan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalulintas dilokasi pelantikan.
"Pengamanan akan dilakukan ekstra ketat karena selain melibatkan ratusan anggota polisi, saat prosesi pelantikan nanti akan ada mobil water canon yang akan disiagakan. Kami tidak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat pelantikan," ujarnya