Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Peringatan Hari Pers Nasional

Geovani Siswa SMP 2 Bitung tak Sangka Juara 1 Menulis

Geovani Sundana, siswa SMP 2 Bitung tak menyangka, tulisannya tentang kapal perang Yos Sudarso juarai lomba menulis.

Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -   Geovani Sundana, siswa SMP 2 Bitung tak menyangka, tulisannya tentang kapal perang Yos Sudarso raih juara pertama lomba menulis dalam rangka hari Pers Nasional.

Geovani menyisihkan  140 siswa dari 7 sekolah di Bitung untuk menjadi juara pertama lomba menulis di atas Kapal Perang Yos Sudarso, 9 Februari silam.

Bersama peraih juara menulis lainnya, Geovani menerima hadiah piagam dan uang tunai dari Panitia Pusat HPN, di Kantor PWI, Selasa (12/2/2013).

"Tulisan saya sederhana, kurang bagus, bisa dinilai menjadi pemenang merupakan sebuah kebanggan besar," ungkapnya merendah di depan Sekjen PWI Pusat.

Geovani mengaku sebenarnya tak tahu tulisan tentang Kapal Yos Sudarso ternyata dilombakan panitia. Pikirnya hanya kunjungan biasa di atas Kapal Perang dan diminta pendapat tentang kesan dan pesan selama berkunjung. Saat memulai menulis, awalnya Geovani terganggu padatnya peserta di dalam kapal perang. Ia pun memilih keluar ruangan dan menyendiri di dek kapal.

Di dalam tulisannya Geovani memaparkan, kebanggaannya Indonesia punya kapal perang canggih. Rasa kebangsaannya ia tuangkan dengan keoptimisannya suatu saat Indonesia bisa memproduksi kapal perang sendiri, bahkan menyaingi negara lainya.
Ia pun berhak menerima hadiah uang tunai Rp 2 juta. "Rencananya saya mau tabung saja," ujar Siswa yang bercita-cita menjadi Pendeta ini.

Muhamad Wahyu, Siswa SMK Pelita Bahari Bitung berhasil meraih juara II, dan juara III Rafika Sahempa SMP Muhamadiyah Bitung.

Kepada Tribun, Wahyu mengungkapkan, kebanggannya menjadi juara. Sebenarnya ia sudah familiar dengan kapal apalagi ia sekolah di bidang bahari. Hanya saja ia sempat takjub kala berkunjung ke KRI Yos Sudarso. Kekagumannya ia tuangkan dalam tulissan detail teknis tentang kegarangan kapal perang Indonesia "Sistem radarnya canggih, meriam, mesin dan detail teknis lainnya saya tuangkan dalam tulisan," ujarnya.

Jootje Tumiwa, Kepala SMP 2 Bitung mengungkapkan apresiasi atas lomba menulis dalam rangka HPN tersebut. Ia pun sempat terkejut, tiga siswanya bisa menjadi juara di lomba tersebut.


Hendri CH Bangun, sekretaris Jendral PWI Pusat yang menjadi juri dalam lomba menungkapkan, juri memilih juara berdasarkan objektifitas penulisan. Kata Pemimpin redaksi Harian Warta Kota ini, ada dua kriteria yang dinilai "yang pertama Kesan atau pemahaman cinta tanah air, dan bahasa cara meungkapkannya lewat tulisan," katanya.

Bersama juri lainnya, ia hanya membutuhkan waktu 3,5 jam untuk menentukan pemenangnya. Tak tanggung-tanggung, Panitia pun merogok kocek total 10 juta untuk pemenang lomba.

"10 juta kita berikan supaya kesannya lama, sengaja uangnya hadiahnya besar supaya membekas,  bisa beli sesuatu bukukah, atau komputer," kata Bangun.

Ia berharap ada pengembangan bakat para siswa, karena dari iven semacam ini bisa menelurkan penulisssa-penuliss handal di masa datan "PWI Sukut siap memberikan pelatihan," ungkapnya.

Akhir kata, Bangun mengungkapkan, HPN bukan sekedar pesta seremonial melainkan bisa bermanfaat bagi kehidupan dan diikuti, seluruh lapisan masyarakat termasuk para siswa.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved