Kekerasan Terhadap Wartawan
Kadisnaker Bitung : Biar Saja, Biar Putus Tangannya
Kadisnaker Bitung mengaku tersinggung atas pertanyaan wartawan sehingga ia mengaku emosi.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepala Dinas Tenaga Kerja Bitung, Octav Kandoli oknum pejabat yang diduga melakukan perbuatan kekerasan kepada seorang wartawan Bitung menjelaskankan perbuatan tersebut dilatarbelakangi sikap oknum pers tersebut dalam melakukan konfirmasi membuatnya tersinggung.
“Saya merasa tersinggung dengan model konfirmasi yang dilakukan oleh oknum pers tersebut yang sudah bukan lagi melakukan konfirmasi sampai membuat saya tersinggung,” kata Kandoli saat dikonfirmasi, Kamis (7/2/2013).
Dijelaskannya konfirmasi lewat pesan singkat yang dilakukan wartawan tersebut hingga membuatnya tersinggung karena dalam pesan singkat tersebut ada kalimat yang membuatnya tidak senang. “Yang penting dalam SMS itu dia tidak bertanya masalah karyawan City Mart tapi dia bilang saya main mata dengan pihak perusahan sehingga membuat saya tersinggung dan tidak wajar dia bertanya,” tuturnya.
Lanjutnya memberikan penjelasana saat wawancara yang dilakukan dirinya dengan sejumlah wartawan dia enggan memberikan jawaban karena kehadiran korban yang ikut melakukan wawancara. “Sebenarnya tadi saat mereka bertanya saya ingin menjawab, namun karena ada dia (Ferry) sehingga saya belum suka untuk menjawab pertanyaannya,” urainya.
Kandoli pun mengaku tidak takut bahkan mengeluarkan kalimat yang emosional saat menjelaskan peristiwa terjepitnya lenggan pers dipintu mobilnya serta tidak takut dengan ancaman ke pihak yang berwajib atas perbuatannya. “Saya tidak tau kalau tanggan terjepit. Kalau dia mau lapor silakan lapor saya tidak takut karena kekerasan seperti apa saya buat saya hanya naik mobil biar saja tangannya sakit biar tangan putus tangannya dia yang taruh di mobil saya tidak tau saya mau tutup pintu dia ikut saya hingga kedekat pintu lalu saya menarik pintunya,” pungkasnya.