Wagub Instruksikan Infrastruktur Rusak Diperbaiki

Djouhari Kansil menginstruksikan dinas untuk membenahi infrastruktur yang rusak akibat bencana longsor dan banjir, beberapa hari belakangan ini.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Gubernur Sulut Djouhari Kansil menginstruksikan dinas/badan terkait untuk membenahi infrastruktur yang rusak akibat bencana longsor dan banjir, beberapa hari belakangan ini.

Hal itu disampaikan Kansil saat rapat kerja sejumlah Dinas dan Badan di ruang kerjanya untuk penanganan pasca bencana Selasa (29/1).

Terutama yang jadi perhatian kata Kansil,  warga yang kehilangan tempat tinggal "kiranya ini menjadi prioritas posko bencana untuk membantunya," ungkapnya dalam rapat.

Prioritas lainnya yakni menuntaskan jalan provinsi yang menghubungkan ruas jalan Minahasa-Minsel atau ruas jalan penghubung Maruasey menuju desa Tangkuney, "Melihat kondisi saat ini longsor itu sudah melewati garis tengah jalan," ungkapnya.

Instruksi Wagub juga termasuk melakukan normalisasi Sungai Mimanga di Desa Lelema dengan menimbun karung berisi tanah serta pembuatan bronjong untuk penanggulangan darurat bencana.

"Maksudnya agar jalan Trans Sulawesi yang nyaris putus itu bisa dilewati kendaraan,"jelas Kansil.

Kansil menyebutkan, dalam waktu dekat ini pemprov merencanaka membuat jalan alterntif melewati perkebunan di Desa Lelema agar masyarakat tidak terisolir. Ia berharap pengertian dari warga pemilik lahan perkebunan untuk meminjamkan tanahnya sementara waktu hingga jalan utama selesai diperbaiki

Wagub pun mengingatkan masyarakat tetap waspada karena  masih berpotensi terjadi cuaca ekstrem,  terutama daerah-daerah yang memiliki titik rawan banjir dan tanah longsor.

Pertemuan itu dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut Hoyke Makarawung, Kepala BPBD Minsel H Komaling, Onny Wenur dari Balai Jalan Nasional, Bob Lombogia dari Balai Sungai, Kabid Bina Marga Temmy Lumy. dan Kasubag Koperasi dan UKM Buslar Sanger dari Biro Perekonomian.

Di kesempatan itu, Kansil mengajak seluruh stakeholders bencana di Sulut membuat data potensi rawan bencana di seluruh kabupaten/kota "Ini yang harus dibuat di tahun 2013 ini, agar para bupati/walikota bisa mengetahui peta rawan bencana di daerahnya masing-masing," sebutnya.

Kepala BPBD Sulut Hoyke Makarawung menambahkan semua ruas jalan yang diterjang banjir dan tanah longsor sudah dibersihkan dengan alat berat dari PU Provinsi, sehingga sudah bisa di lalui kendaraan baik ruas jalan manado-tomohon maupun ruas jalan minahasa-minsel.

Begitu pula warga yang mengalami musibah banjir,  telah diberikan bantuan berupa selimut, matras, makanan siap saji serta air mineral.  (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved