Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penerbangan

Qantas Kurangi Pemesanan Boeing 787 Dreamliner

Maskapai penerbangan asal Australia yaitu Qantas mengurangi jumlah pemesanan pesawat Boeing 787 Dreamliner

Editor: Andrew_Pattymahu
Maskapai penerbangan asal Australia yaitu Qantas mengurangi jumlah pemesanan pesawat Boeing 787 Dreamliner dari sebelumnya 15 unit menjadi 14 unit.

Padahal sebelumnya Qantas menyatakan tidak akan mengubah pemesanan Dreamliner yang irit bensin ini, meskipun ada berbagai peristiwa yang membuat keamanan pesawat ini meragukan. Terakhir adalah pendaratan darurat Dreamliner milik All Nippon Airways (ANA) di Jepang.

Namun, ternyata hari ini, Qantas menyatakan mengurangi satu unit pemesanan Dreamliner untuk anak usahanya yaitu Jetstar. Sementara 14 unit Dreamliner untuk Qantas dan Jetstar direncanakan bakal dikirim pertama kali di pertengahan 2013.

"Kami menggunakan fleksibiltas dalam perjanjian jual beli dengan Boeing untuk membatalkan pemesanan," kata Joyce dikutip dari AFP, Jumat (18/1/2013).

Qantas saat ini tengah berjuang untuk mengembalikan performa bisnisnya. Maskapai ini sebelumnya mengatakan, Dreamliner merupakan pesawat keluaran baru. Jadi peristiwa-peristiwa yang terjadi dipercaya bisa diselesaikan oleh Boeing.

Juru Bicara Boeing maklum terhadap keputusan bisnis dari Qantas yang mengurangi pemesanan satu pesawat seharaga Rp 23 triliun ini.

Tahun lalu, Qantas membatalkan pemesanan 35 Dreamliner untuk memangkas beban biaya yang dihadapi karena kinerja perusahaan anjlok.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved