Bitung

SMP Kristen Bukit Kasih di Girian Kondisinya Memprihatinkan

Memprihatinkan, inilah kata yang patut dialamatkan pada SMP Kristen Bukit Kasih yang terletak di Kelurahan Girian Permai

SMP Kristen Bukit Kasih di Girian Kondisinya Memprihatinkan
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE

 
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere
 
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG -  Memprihatinkan, inilah kata yang patut dialamatkan pada SMP Kristen Bukit Kasih yang terletak di Kelurahan Girian Permai Kecamatan Girian. Kondisi Nampak saat sejumlah wartawan mengunjungi sekolah yang kepalai Dra Grace Longdong, Rabu (16/1) dari amatan Tribun Manado jumlah kelas tidak memadai, sejumlah kelas tidak kondusif lagi untuk dijadikan tempat belajar mengajar karena tidak memilik jendela, dan dinding dari batu batu yang belum dipoles.

Lebih memiriskan lagi saat melihat ruang guru yang hanya meminjam rumah milik warga yang berukuran 3x4 meter dan jendela kacanya yang bolong, ditutup dengan bamboo tanpa plafon sehingga jika cuaca panas terik menimbulkan panas yang menusuk kulit. Dra Grace Longdong Dia mengungkapkan jika keberadaan guru yang ada di sekolah ini juga hanya 7 orang dengan komposisi 6 perempuan dan satu laki-laki. “Murid di sekolah ini ada sekitar 94 orang dengan 7 orang, ruang kelas yang kurang memadai,” tambahnya.

Lanjutnya mengatakan sejumlah fasilitas di ruang kelasnya pun sangat terbatas. “Di kelas 8 ada 6 siswa yang belum ada tempat duduk sehingga 2 tempat duduk di duduki oleh 3 orang siswa, namun itu bukannya over kapasitas tapi saat libur Desember lalu kelas itu dimasuki maling dan mengambil 6 kuri dikelas,” tandasnya. Sementara itu Dinas Pendidikan pemuda dan olahraga Bitung Drs Herman Rompis Msi saat dikonfirmasi mengatakan jika Sekolah tersebut sementara dilakukan pengusulan ke Jakarta. “Proposal pengadaan Ruang kelas baru dari sekolah itu kini sudah dikirim ke kementerian pendidikan nasional dan bahkan tahun 2013 sekolah ini adalah prioritas penerima Dana Alokasi Khusus  (DAK),” kata Rompis.

Sementara itu upaya swadaya juga telah dilakukan pihak sekolah dengan mengalang dana guna pembangunan sekolah ini. Buktinya pada Rabu (16/1) kemarin sejumlah camat datang membantu sekolah ini dengan menyumbangkan semen seperti Camat Ranowulu Andre Rantung membantu 5 sak semen, Camat Matuari Elen Sutrisno membawa 10 sak semen dan camat Girian Steven Tuwaidan memberikan 6 Sak Semen. “Ini adalah kepedulian kami organisasi perkumpulan camat dan mantan camat se Kota Bitung guna membantu dunia pendidikan Bitung sebab sepengetahuan saya tingga sekolah ini yang fasilitasnya paling kuran di Bitung,” tandas Andre Rantung.(crz)
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved