Bitung

Harga LPG Naik Karena Cuaca Buruk

Pemerintah Kota Bitung yang dipimpin Asissten II Bidang perekonomian dan pembangunan Dra Dahlia Kaeng

Harga LPG Naik Karena Cuaca Buruk
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Pemerintah Kota Bitung yang dipimpin Asissten II Bidang perekonomian dan pembangunan Dra Dahlia Kaeng MS bersama dengan pihak pertamina Bitung, Gasmindo, dan agen LPG melaksanakan rapat koordinasi (rakor) diruang rapat Asissten II lantai 3 kantor walikota Bitung, Rabu (16/1).
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Pemerintah Kota Bitung yang dipimpin Asissten II Bidang perekonomian dan pembangunan Dra Dahlia Kaeng MS bersama dengan pihak pertamina Bitung, Gasmindo, dan agen LPG melaksanakan rapat koordinasi (rakor) diruang rapat Asissten II lantai 3 kantor walikota Bitung, Rabu (16/1).

Menurut Dahlia rakor ini dilakasanakan untuk membahasa tentang evaluasi distribuso LPG. “Kami selaku pemerintah akan melakukan evaluasi dalam rakor untuk harga LPG yang tidak sesuai dengan SK Gubernur tentang harga eceran tertinggi LPG (HET),” kata Dahlia sembari menambahkan jika pihaknya kembali akan melakukan rakor seperti ini guna membicarakan dan evaluasi yang terjadi pada Bbm jenis LPG. “Minggu depan akan dilakukan rapat dengan seluruh pangkalan yang ada di Kota Bitung,” tandasnya.

Sementara itu menurut Ridwan kepala Gasmindo Bitung melalui hasil evaluasi bahwa kekurangan LPG pada bulan Desember tahun lalu disebabkan karena kekurangan tenaga kerja lapangan dalam melakukan distribusi LPG kea gen. “Masalah lain yang dihadapi adalah cuaca yang kurang baik hingga pelaksaan distribusi terhambat yang mengakibatkan setiap pangkalan harus antri di agen LPG,” kata Ridwan. Lanjutnya akibat masalah yang ditimbulkan berdampak pada biaya transport yang harus ditanggung oleh pihak pangkalan sehingga harga LPG harus dinaikan oleh pihak pangkalan. “Mau tidak mau mereka (pangkalan) menaikan harga LPG karena kondisi tersebut,” tuturnya.

Sementara itu dipihak lain yakni pertamina Bitung mengultimatu, kepada para agen yang tidak melakukan distribusi ke titik searah akan ada sanksi. “Kami pertamina akan lakukan pengurangan jatah sampai dengan penarikan ijin pangkalan jika terjadi kesalahan dalam distribusi,” tegas Sales Representative LPG, Mahfud. Hadir dalam pertemuan tersebut agen LPG Netty Karundeng, Grace dan Anis N, Kadis ESDM Ir Alex Watimena, Kabag SDA Handry Tirayoh dan kabah Hukum Weens Luntunga.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved