Pelayanan Publik
Puskesmas Rawat Inap di Tomohon Banyak yang tak Difungsikan
Pelayanan kesehatan di Kota Tomohon oleh pemerintah harus terus dioptimalkan.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID,TOMOHON —Pelayanan kesehatan di Kota Tomohon oleh pemerintah harus terus dioptimalkan. Sebab, dari hasil kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi C DPRD Kota Tomohon di Puskesmas maupun Puskesmas pembantu, Rabu (16/1), ternyata masih banyak kekurangannya.
Johanis Wilar, personil Komisi C DPRD Kota Tomohon mengungkapkan dari hasil kunjungan yang dilakukan pihaknya ke puskesmas di daerah ini, ditemukan banyak kerusakan kecil pada bangunan seperti talang air dan terlihat adanya rembesan. “Sarana penting lain yang belum dilengkapi adalah air bersih yang mempengaruhi mutu pelayanan kepada masyarakat di puskesmas,” ujarnya, kemarin.
Persoalan lain yang muncul, menurut Wilar adalah belum difungsikannya secara optimal puskesmas yang memiliki layanan rawat inap, hingga kadang membuat masyarakat terlantar ketika harus berobat ke rumah sakit yang dalam keadaan full. “Tingkat hunian khusus layanan rawat inap sangat rendah karena kadang hanya satu atau dua pasien saja, bahkan kosong. Pada hal, ketika Rumah Sakit Gunung Maria dan Bethesda di Tomohon full, kadang pasien bingung mau kemana, sementara puskesmas tidak dipakai optimal,” sesalnya.
Dari hasil kajian yang dilakukan Komisi C kata Wilar, persoalan yang muncul ternyata terlalu banyak pasien yang cepat-cepat dirujuk untuk dirawat di rumah sakit, pada hal masih bisa ditangani di puskesmas. “Kadang juga masyarakat kurang percaya terhadap pelayanan puskesmas, sehingga mereka lebih memilih ke rumah sakit. Jadi, pemerintah lewat instansi terkait harus mengoptimalkan pelayanan kesehatan di puskesmas yang sudah tersebar dihampir semua wilayah Tomohon, agar tidak mubazir begitu saja,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.
Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon dr Isye Liuw menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti dan membenahi semua kekurangan sesuai hasil temuan Komisi C DPRD. “Fungsinya akan kami benahi, dan akan dilakukan penataan untuk optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Soal penanganan puskesmas, tambah dr Isye juga akan dilihat juga dari kekurangannya, jika diperlukan perbaikan dan penambahan fasilitas tentu akan secepatnya dilakukan. “Di Tomohon sudah tersedia dana alokasi khusus (DAK) untuk bidang kesehatan, jadi khusus renovasi tidak sulit dilakukan, sesuai rekomendasi dari DPRD,” tukasnya.