Pendidikan
Hilang 'Merek' RSBI, SMA 1 Limboto Tetap Berkualitas Internasional
Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI)tinggal nama.
Laporan Wartawan Tribun Gorontalo Budi Susilo
TRIBUNMANADO,
GORONTALO - Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) tinggal
nama. Tak sekedar indah di awal, duka diakhir, maka Sekolah Menengah
Atas Negeri (SMA N) 1 Limboto Kabupaten Gorontalo tetap berkomitmen pada
keindahan awal.
Sekolah yang berada di bilangan Jalan Limboto Raya ini tetap beratmosfir gaya pendidikan kelas internasional meski secara merek sudah tidak lagi.
"Ada keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) maka kami patuhi. Sebagai warga sadar hukum kami menerima semua keputusan hukum," ujar Basri Usman Amara, Kepala Sekolah SMA N 1, kepada tribungorontalo, Selasa (15/1/2012).
Menurutnya, keputusan MK mengapuskan RSBI tentu pihak sekolah tetap menjaga kualitasnya, tidak menurunkan kualitas dari sebelumnya.
"Kami tetap menjaganya, bahkan ada upaya akan lebih tingkatkan lagi," tegas Basri.
Ia mencontohkan, ragam fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar maksimal. Satu di antaranya, sekolah sediakan laboratorium fisika, biologi, kimia demi tingkatkan kualitas pembelajaran siswa-siswi.
"Kami juga padukan dengan teknologi informasi. Lingkungan sekolah akan dipasang Wi-fi, agar bisa melek informasi lewat internet," kata Basri.
Sebagai pendukung penuh, tenaga pengajarnya pun rekrutan dari orang-orang berkualitas yang mumpuni.
"Kami ambil guru-guru dari lulusan minimal S1 sampai ada yang S2," urai pria kelahiran Kwandang 21 Juli 1967 ini.
Ia pun berharap, semua pelajar lulusan dari SMA N 1 menjadi generasi berkualitas yang bisa membawa perubahan bagi daerahnya.
"Generasi yang bisa ikut berpartisipasi majukan daerah Gorontalo," tegas Basri.