Piala Adipura
Februari Penilaian Adipura Tahap Dua
Manado kembali bersiap menuju penilaian tahap dua Adipura.
Penulis: Fransiska_Noel | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Manado kembali bersiap menuju penilaian tahap dua Adipura untuk kategori kota besar.
Kepala Badan Lingkungan Hidup kota Mado Joshua Pangkerego, kepada Tribun Manado, Selasa (15/1/2013) mengatakan, sesuai informasi penilaian tahap dua akan dilakukan dewan penilai Adipura pada bulan Februari mendatang.
"Tapi kapan tanggal tepatnya kami tidak tahu, tapi kita pastikan harus siap," ujar Joshua.
Seperti pada penilaian tahap satu lalu, persiapan yang dilakukan tidak jauh berbeda, karena parameter penilaian juga masih sama.
"Parameter penilaian sama dengan penilaian Adipura tahap satu lalu, sudah termasuk ketambahan dua parameter untuk standar kota besar yaitu penilaian kualitas udara dan air," tuturnya.
Meskipun parameter penilaian sama seperti lalu, tapi Joshua memastikan pihaknya tetap mempersiapkan semua secara maksimal.
"Kebersihan tetap prioritas, yang paling penting bukan hanya bersih saat penilaian, tetapi selama ini kita sudah upayakan itu sudah menjadi kebiasaan," tuturnya.
Selain itu, parameter estetika kota, termasuk kreativitas kota untuk mengelola sampah juga menjadi fokus utama pemerintah kota Manado jelang penilaian Adipura tahap dua ini.
"Estetika kota jadi prioritas juga karena kita pun berharap saat penilaian tahap dua nanti Manado nantinya bisa lolos pada seleksi kota yang berhak memperebutkan penghargaan Adipura Kencana," ujarnya.
Khusus pengembangan inisiatif kota dalam mengelola sampah, pemerintah kota Manado melalui Walikota Manado sudah mengintruksikan agar setiap PNS mulai mengelola sampah di rumah masing-masing.
"Kita mulai dulu dari PNS pemko Manado. Mereka diharuskan mulai mengelola sampah mereka sendiri, yang terdiri pengelolaan sampah organik untuk dibuat kompos serta pemilahan sampah non organik semisal sampah plastik," jelas Joshua.
Program ini menurutnya sudah dan sementara disosialisasikan ke semua PNS pemko Manado. "Kita berharap jika PNS sudah mulai, maka kita masyarakat pun akan mulai terlibat untuk aktif dan berinisiatif mengelola sampahnya sendiri," tandas Joshua Pangkerego.