Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelayanan Publik

Dua Puskemas Boltim Layani Pemeriksaan Mata

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menetapkan dua puskesmasnya sebagai pusat kesehatan mata

Tayang:
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLTIM-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menetapkan dua puskesmasnya sebagai pusat kesehatan mata

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinkes Boltim, Dokter Jusnan Mokoginta. Katanya, kedua puskesmas tersebut yakni Puskesmas rawat inap
plus yang ada di Kotabunan dan Modayag. "Program pusat kesehatan mata yang telah diterapkan di dua puskesmas Rawat Inap Plus akan dimulai tahun ini," ujar Jusnan, Senin (14/1).

Katanya, pelaksanaan program ini dilaksanakan semata-mata demi pelayanan kesehatan masyarakat Boltim. Terkait kesiapan alat Kesehatan mata katanya, sudah siap ditender dan akan ditempatkan ke puskesmas tersebut. "Kalau kita melihat data yang ada untuk Kecamatan Modayag Bersatu saja kurang lebih ada 30 ribu jumlah penduduk dan sebagian besar sudah berumur di atas 30 tahun," katanya.

Usia tersebut menurut Jusnan, rawan mengalami gangguan penglihatan. Sehingga pihaknya menyediakan program tersebut agar dapat melayani warga yang mengalami keluhan pada mata. "Kalau secara medis kita periksa maka sudah ada gangguan penglihatan. Untuk itu kita mengantisipasi dengan adanya program ini," jelas Jusnan.

Katanya, selain alat pihaknya telah menyediakan tenaga dokter ahli untuk nantinya bisa melakukan operasi jika ditemukan kasu katarak. Pasien pun katanya hanya akan menjalani operasi beberapa menit saja dengan alat kesehatan memadai dan dukungan dokter mata yang profesional. "Basanya hanya memakan waktu paling lama 5 hingga 9 menit berada di ruang operasi dan dilanjutkan dengan proses penyembuhan," ungkap Jusnan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kotabunan Dokter Jimmy Loginsi dan Kepala Puskesmas Modayag Nurwati Sahari dihubungi terpisah mengungkapkan bahwa fasilitas pendukung seperti ruangan operasi dan bangunan yang sangat memadai ini layak untuk digunakan. Pihaknya siap melaksanakan program kesehatan mata terhadap masyarakat tersebut. "Siap untuk dijadikan puskesmas pertama melaksanakan program dalam menangani masalah kesehatan mata dan operasi katarak kepada masyarakat," ucap keduanya nyaris senada.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved