Transportasi
Pelabuhan Manado Layani 25 Kapal Laut
Kepala Syahbandar Pelabuhan Manado, SD Tampi SSos, mengatakan ada 25 kapal laut yang beroperasi melalui pelabuhan Manado
Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Robin Tanauma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepala Syahbandar Pelabuhan Manado, SD Tampi SSos, mengatakan ada 25 kapal laut yang beroperasi melalui pelabuhan Manado, diantaranya 19 kapal penumpang dan 6 kapal barang.
"Semua kapal laut dengan tujuan kepulauan sangihe dan talaud, tobelo dan ternate," ujar Tampi pada Tribun Manado, Selasa (8/1)
Menurut Tampi, mengantisipasi lonjakan penumpang di liburan hari raya Natal dan Tahun Baru, pihak kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan Manado membuat posko mudik, yaitu sejak H-7 Natal dan H+7 Tahun Baru.
"Poskonya baru saja kita tutup kemarin, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kita mintakan ada extra line (jalur tambahan) bagi kapal-kapal penumpang," ujar Tampi
Ditambahkan Tampi, pihaknya juga selalu memberikan peringatan dini bagi para Nahkoda kapal bila ada cuaca buruk atau juga cuaca baik. Dimana peringatan dini diterima langsung dari BMKG.
Tampi mengakui, saat cuaca ekstrim, pihaknya berhak melarang kapal untuk berangkat.
"Kadang kita tunda keberangkatannya kalau cuaca tidak baik, ombak besar dan angin kencang, biasanya 2 atau 3 jam, tapi kalau cuacanya lebih parah, pihak kami berhak menunda keberangkatan kapal," jelas Tampi.
Diakui Tampi, tinggi gelombang dan angin kencang hanya ada di beberapa lokasi saja, kalau kapal sudah berangkat, itu sudah menjadi tanggungjawab nahkoda kapal, dan kalaupun dalam perjalanan ada gelombang tinggi dan angin kencang, maka nahkoda bisa mencari jalur lain atau singgah di pelabuhan terdekat.
"Biasanya peringatan dini hanya berlaku satu sampai dua hari, karena cuacanya bisa berubah-ubah," tandas Tampi.
KOMENTAR