Bencana Alam
BPBD Bitung : 12 Jenis Bencana Terjadi Sepanjang 2012
Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Bitung menjelaskan.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Bitung menjelaskan sejak tahun 2011 hingga 2012 telah terjadi belasan peristiwa bencana alam dan musibah di Kota Bitung. Dari data yang dihimpun oleh BPBD Bitung tercatat ada 12 jenis peristiwa bencana yang telah melanda Bitung dari tahun 2011 hingga 6 Desember 2012. “Ada 12 jenis peristiwa yang terjadi diantaranya bencana tanah longsor, bencana pohon tumbang, bencana banjir dalam kota, bencana banjir besar, bencana cuaca ektrim, bencana tanggul ambruk, musibah pohon tumbang, bencana angin puting beliung, musibah banjir besar, musibah banjir, bencana pohon tumban dan tanah longsor dan musibah pohon enau tumbang,” kata Sekretaris BPBD Bitung Herman Makalew kepada Tribun Manado Selasa (8/1/2013).
Dijelaskannya dalam jenis peristiwa tersebut tidak adaa korban jiwa yang ditimbulkan hanya kerusakan berat sejumlah 21, sedang 7 dan ringan 5. Lanjutnya peristiwa bencana yang sering terjadi di Kota Bitung tersebar hampir diseluruh 7 Kecamatan minus 1 Kecamatan yakni Lembeh Selatan. “Untuk keluharan terjadi di Kelurahan Aertembaga 2, Wangurer Barat, Tandurusa, Wangurer Timur, Wangurer Utara, Bitung Timur, Girian Permai, Pinokalan, Girian atas, Girian Bawah, Pateten 3, Pintu Kota, Manembo-nembo tengah, Griain Weru 1, Girian Indah, Lirang, Madidir Unet, Aertembaga 2, Kakenturan 2, Aertembaga 1, dan Manembo-nembo,” tuturnya.
Untuk itulah dalam menghadapi cuaca ektrim ini pihak turus menerus melakukan pemberitahuan kepada masyarakat agar supaya tetap waspada. “Bukan hanya kami yang melakukan himbauan melainkan dari BNPB pusat mengenai cuaca ektrem seperti yang ada saat ini dimana intensitas cuaca baik hujan angin meningkat,” pungkasnya Terpisah Wali kota Bitung Hanny Sondakh mengingat akan cuaca ekstrim yang melanda Kota Bitung beberapa hari terakhir membuatnya prihatin. “Kondisi cuaca seperti ini berpengaruh pada sebagian aktivitas masyarakat Kota Bitung. Untuk itulah saya menginstruksikan kepada Dinas Tata Ruang agar segera melakukan pengecekan terhadap pohon-pohon yang berada di tepi jalan raya yang berpotensi akan tumbang, serta membersihkan ranting-ranting yang mengganggu instalasi listrik (tiang dan kabel listrik),” kata Sondakh.
Menurutnya keberadaan ranting-ranting pohon yang sudah mengganggu kabel listrik agar dipangkas agar tidak tumbang hingga memutuskan jaringan listrik sehingga dapat menyebabkan terjadinya pemadaman listrik. “Begitu juga dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebersihan untuk mengecek drainase yang mengalami penyumbatan karena sampah dan pasir yang terbawa air hujan serta kepada seluruh masyarakat walaupun tetap beraktivitas dalam kondisi cuaca yang kurang baik agar dapat menjaga kesehataannya supaya terhindar dari berbagai penyakit,” pungkasnya.