Pelayanan Publik
Air PDAM di Kinilow Masih Sulit Didapat
Krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kota Tomohon belum juga dapad diselesaikan kendati sudah memasuki hari ke-7
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON -- Krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kota Tomohon belum juga dapad diselesaikan kendati sudah memasuki hari ke-7 pada tahun baru 2013. Warga masih mengeluh juga, karena harapan mereka untuk mendapatkan air bersih yang didistribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tomohon belum juga kesampaian, kendati sudah tersedia jaringan memadai ke rumah-rumah.
"Air bersih di Kinilow hingga kini sulit didapat kendati sudah ada jaringan air dari PDAM sejak dulu. Pada hal sebagai warga tetap membayar tagihan, tapi air lebih banyak mati ketimbang jalan lancar untuk dinikmati warga," ujar Rony, warga Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara, Senin (7/1).
Menurut dia, mestinya di Tahun 2013 ini PDAM Kota Tomohon lebih mengoptimalkan pelayanan dengan memberi jaminan lancarnya distribusi air disemua wilayah termasuk Kinilow, apalagi dengan terus intensnya curah hujan, dapat menambah debit air disumber mata air. "Yang terjadi justru sebaliknya, di tahun baru air justru kian sulit didapat. Pada hal ada sumber air yang baru saja selesai dibangun seperti di Malimbukar, tapi tak jelas kendalanya apa hingga kondisi terus begini," sesalnya.
Jeffry Polii, Direktur Utama PDAM menegaskan khusus wilayah Tomohon Utara memang air belum berjalan lancar karena mata air Limbaan yang menjadi sumber utama debitnya belum pulih 100 persen. "Kalau debit air sudah kembali normal, pasti berjalan lancar lagi," tegasnya.
PDAM kata dia terus berupaya agar Tomohon keluar dari krisis air, dengan melakukan perbaikan dan penambahan infrastruktur lebih memadai. "Untuk jaringan Malimbukar memang belum berfungsi optimal, karena masih dalam uji coba, dan jaringan belum selesai 100 persen,"tukasnya.