Pemerintahan
Sehan Kumpulkan Semua Kendaraan Dinas
Sehan Landjar dengan mengumpulkan semua kendaraan dinas di lapangan Gogaluman, Tutuyan, pada Kamis (3/1).
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLTIM-Gebrakan awal tahun dilakukan oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar dengan mengumpulkan semua kendaraan dinas di lapangan Gogaluman, Tutuyan, pada Kamis (3/1).
Hal tersebut dilakukan Sehan untuk mengecek kondisi fisik dan fungsi kendaraan milik pemerintah Kebupaten (Pemkab) Boltim tersebut. Tak tanggung-tanggung perintah pun dikumandangkan agar setiap pemegang kendaraan dinas agar membawa kendaraan dilapangan.
Kegiatan yang dilakukan usai apel perdana awal tahun PNS tersebut sempat membuat para peserta upacara gerah akan teriknya matahari siang itu. Pasalnya mereka menunggu usai sang pemimpin memeriksa atu persatu kendaraan roda dua atau empat atau kendaraan lainnya. Para pemegang kendaraan dinas yang lupa membawa kendaraan pun di perintahkan untuk mengambilnya dan membawa ke lokasi tersebut."Hampir pingsan saya tadi menunggu
lebih 4 jam," kata seorang PNS.
Bupati Boltim, Sehan Landjar mengatakan apel kendaraan dinas tersebut guna melihat keadaan dan seberapa banyak kendaraan dinas yang dimilik pemkab. Selain itu dia ingin mengecek peruntukan kendaraan yang dikatahuinya adak yang tidak sesuai peruntukkan.
"Saya tegaskan mulai hari ini, semua kedaraan dinas yang ada, itu hanya dipakai untuk kerja saja. Tidak ada lagi kendaraan yang dibawa pulang ke rumah. Selesai jam kerja, kendaraan harus diparikir di halaman kantor masing-masing, " tegas Landjar.
Dia juga menegaskan, kepada semua pimpim Satuan Kerja, kendaraan yang tak ada hari ini agar segera di ambil dari pegawai yang bersangkutan. "Saya tidak mauh lihat lagi, PNS pakai kendis Pemkab Boltim sebagai kendaraan pribadi. Jadi hari ini juga, harus ditarik dari tangan pegawai tersebut, " katanya.
Beberapa waktu lalu Sehan sempat geram karena banyaknya kendaraan dinas dimiliki pemkab Boltim. Sehingga dia melarang pengadaan mobil dinas baru dianggarakan dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Boltim 2013.
Sehan sendiri sudah 3 kali menolak anggaran pengadaan Mobil dinasnya. Dia memilih tetap menggunakan mobil dinas Toyota Fortuner, hasil hibah pemekaran yang diberikan pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2008.
Sesuai data yang dihimpun Tribuna Manado dari dinas pengelolaan Pendapatan Keungan dan Aset Daerah (DPPKAD) hingga akhir 2012. Boltim yang baru berusia 4 tahun namun telah mengoleksi 531 kendaraan bermotor (ranmor) yang terdiri atas 422 Roda Dua dan 109 roda empat ini adalah suatu angka yang pastastis.