Kriminalitas
Polres Minahasa Bentuk Tiga Tim Penyidik Kasus Perampokan di Tompaso
Polres Minahasa membentuk tiga tim untuk mengungkap kasus perampokan kendaraan dan pembunuhan yang terjadi di Desa Sedangan
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Polres Minahasa membentuk tiga tim untuk mengungkap kasus perampokan kendaraan dan pembunuhan yang terjadi di Desa Sedangan, Kecamatan Tompaso akhir tahun lalu.
Kapolres Minahasa melalui Kasat Reskrim, AKP Dewa Palguna saat diwawancarai Tribun Manado, Jumat (4/1) menjelaskan, untuk memaksimalkan pengungkapan kasus tersebut, tiga tim dari Polres Minahasa dibantu tim dari polsek akan bekerja keras mengungkap pelaku kejahatan tersebut.
"Kami sangat serius mengungkap kasus perampokan kendaraan yang berakhir dengan pembunuhan ini. Tim ini akan bekerja mengkaji dan menyelidiki pelaku perampokan tersebut. Kami tidak main-main untuk mengungkap dan menangkap pelaku," ujarnya.
Palguna menjelaskan, kejahatan perampokan dan pembunuhan baru sekali terjadi di Minahasa. Menurutnya kasus ini menjadi tanda awas untuk warga Minahasa agar semakin waspada. Menurutnya sepanjang 2012 hanya ada dua kejahatan perampasan kendaraan saat di jalan. Namun hanya satu kasus ini yang berakhir dengan pembunuhan.
Saat ditanya apakah pihaknya telah mengetahui identitas pelaku perampokan tersebut, Palguna masih enggan menjelaskan. Dirinya meminta keluarga korban dan warga untuk bersabar. Menurutnya, Polres Minahasa punya cara untuk mengungkap kasus tersebut.
Sebelumnya, Palguna mengatakan, pihaknya sedikit kesulitan mengungkap identitas pelaku. Menurutnya, hanya ada satu saksi yang bisa diambil keterangan terkait identitas pelaku.
Kejadian perampokan kendaraan dan pembunuhan ini menimpa Marciano Piri, warga Desa Kamanga, Kecamatan Tompaso pada Minggu (30/12) silam. Saat itu Marciano yang berboncengan dengan pacarnya dicegat oleh dua orang tidak dikenal saat melintas dijalanan yang sepi. Pelaku berusaha mengambil sepeda motor korban namun mendapat perlawanan dari Marciano. Akibatnya pelaku menikam korban dan berhasil membawa lari sepeda motor tersebut. Marciano meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.