Gunung Lokon Meletus
Farid Evaluasi Gunung Lokon hingga 20 Januari
Evaluasi terhadap kondisi dan perkembangan Gunung Lokon di Tomohon terus diintensifkan oleh petugas di Pos Pemantau.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON — Evaluasi terhadap kondisi dan perkembangan Gunung Lokon di Tomohon terus diintensifkan oleh petugas di Pos Pemantau. Hal itu dilakukan untuk memastikan berbagai ancaman yang bisa membahayakan masyarakat, jika terjadi letusan lagi.
“Evaluasi terhadap perkembangan Gunung Lokon akan kami lakukan hingga 20 Januari 2013. Seduah tanggal itu, mungkin kami bisa mengambil kesimpulan baru, sebab masih memantau trend gempa yang terjadi saat ini,” jelas Farid Binda, Kepala Pos Pemantau Gunung Lokon kepada Tribun Manado, Jumat (4/1).
Ia mengungkapkan pola letusan yang terjadi akhir-akhir ini, agak berbeda dari sebelumnya, dimana tidak lagi disertai dengan bunyi dentuman keras yang biasanya terdengar ketika terjadi letusan dengan mengeluarkan abu vulkanik. “Kalau letusan sebelumnya, pasti selalu disertai dengan suara dentuman keras yang dapat mengejutkan warga. Tapi, kini tidak lagi, hanya terdengar suara gemuruh saja, selain material gunung yang keluar,” tuturnya.
Soal banyaknya letusan yang terjadi dalam sehari, menurut Farid kemungkinan disebabkan oleh adanya material yang bergerak ke permukaan gunung. “Sekarang memang letusan lebih dari sekali dalam setiap hari, saya memprediksi itu bisa terjadi karena material larva sudah berada di permukaan, hingga keluar cukup intens,” katanya.
Ia pun meminta masyarakat Kota Tomohon tetap waspada dan siaga terhadap ancaman letusan Gunung Lokon, sebab aktivitas dari gunung ini masih berlangsung. “Letusan susulan masih mungkin terjadi, jadi masyarakat diharapkan waspada dan tidak berada dalam radius bahaya 2,5 Km,” tukasnya.