Transportasi
Dishub Harus Tertibkan Trayek Ilegal
Banyak sopir trayek Malalayang mengubah jalur menjadi Hyper dan Mantos sehingga kami sulit dapat trayek Malalayang
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Bermunculannya trayek ilegal seperti hyper dan mantos dinilai beberapa warga pengguna jasa trayek angkutan kota jurusan 45-Malalayang sebagai penyebab sulitnya mereka mendapatkan kendaraan trayek ini.
"Banyak sopir trayek Malalayang mengubah jalur menjadi Hyper dan Mantos sehingga kami sulit dapat trayek Malalayang," tutur Vanly, PNS Pemko Manado yang tinggal di jalan Sea Malalayang.
Vanly menuturkan, menjamurnya trayek ilegal ini membuat kendaraan trayek malalayang makin sedikit. "Kalaupun dapat kendaraan kebanyakan sudah full, bahkan penumpang harus berebutan. Saya bahkan harus menunggu hingga 30 menit lebih baru dapatkan kendaraan," ungkapnya.
Dirinya juga mengisahkan pengalaman sering dibuat jengkel dengan ulah sopir trayek malalayang-45. "Sopir kadang minta tambahan uang hingga 5 ribu rupiah dengan alasan di depan mantos sering macet sehingga mereka merugi," jelasnya.
Selain itu, menurutnya kadang banyak sopir nakal yang menurunkan penumpang hanya sampai di kawasan Bahu saja. "Kadang sopir bilang kendaraan hanya sampai di Bahu saja tidak lanjut sampai ke malalayang, ini sangat menyulitkan kami sebagai pengguna angkutan kota," keluhnya.