Infrastruktur
Merawat Satu Taman di Kota Telan Rp 250 Juta
Keberadaan taman rakyat di sebuah perkotaan ternyata lebih sulit dalam perawatannya, ketimbang pembuatan di awalnya.
TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO - Keberadaan taman rakyat di sebuah perkotaan ternyata lebih sulit dalam perawatannya, ketimbang pembuatan di awalnya.
Bustami Kasim, Kepala bidang Pertamanan Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Gorontalo mengatakan, anggaran perawatan tiap-tiap taman kota itu dikucurkan sebesar Rp 250 juta.
"Perawatannya yang memang bagi kami itu butuh kerja keras," ungkapnya di pelataran parkir kantornya, Kamis (3/1/13).
Di Pemerintah Kota, tiap taman di anggarkan sebesar Rp 250 juta untuk rincian perawatan kebersihan taman, keindahan taman, dan kemanan taman.
"Kita juga pasang sat pol PP, supaya aman dan tidak terjadi hal-hal yang buruk di taman nanti," urainya.
Karena itu, imbuhnya, diperlukan kerjasama dari seluruh warga untuk turut serta menjaga eksistensi taman dan saling memiliki taman.
"Kalau kita kasih fasilitas lengkap, lalu dirusak sayang sekali," katanya.
Makanya, ia pun terkadang tidak menegur secara langsung kesalahan warga. Caranya ia mengubah taman menjadi sulit untuk melakukan perbuatan-perbuatan tercela.
"Ada orang di pojokan kencing sembarangan tidak kita tangkap dan beri hukuman, tapi kita bangun tembok penutup supaya tidak lagi bisa kencing sembarangan," jelasnya.
Satu di antara warga, Rachmat Hidayat Hatala, mengatakan, senang bila di perkotaan ada taman karena bisa menjadi sarana hiburan yang merakyat.
"Kota bisa kelihatan lebih indah, asri, adem. Tidak sumpek oleh penuh bangunan-bangunan beton," tutur warga Dulalowo ini.