Gunung Lokon Meletus
Abu Lokon Hujani Tomohon
Gunung Lokon kembali meletus sebanyak dua kali, Rabu (2/1).
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON — Gunung Lokon kembali meletus sebanyak dua kali, Rabu (2/1). Letusan pertama terjadi sekitar pukul 06.58 Wita dengan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 3.500 meter disertai lontaran batu pijar dan suara gemuruh keras yang mengejutkan warga.
Kemudian letusan kedua terjadi sekitar pukul 18.13 Wita disertai suara gemuruh juga dengan ketinggian sekitar 1.000 meter. Abu Gunung Lokon yang keluar, menghujani sebagian besar wilayah Tomohon, sehingga membuat warga sedikit kesulitan beraktivitas karena takut terkena dampak negatif abu itu.
“Abu vulkanik menghujani wilayah kami, hingga membuat warga sempat kesulitan beraktivitas, karena takut menghirup udara mengandung abu vulkanik. Sejauh ini belum ada pembagian masker, pada hal sudah sangat dibutuhkan ketika Gunung Lokon meletus,” kata Bobby, warga Kakaskasen, kemarin.
Farid Bina Kepala Pos Pemantau Gunung Lokon mengatakan tanda-tanda akan terjadinya letusan memang sudah terlihat dengan banyaknya gempa vulkanik dan tremor, pada alat pencatat kegempaan. “Setelah letusan pagi, energi Gunung Lokon memang sempat menurun, tapi pada sore hari naik lagi sekitar pukul 15.00 Wita hingga akhirnya meletus untuk yang kedua kalinya,” ungkapnya kepada Tribun Manado.
Masyarakat Kota Tomohon diminta tetap waspada dan siaga terhadap ancaman letusan Gunung Lokon, sebab aktivitas dari gunung ini masih berlangsung. “Letusan susulan masih mungkin terjadi, jadi masyarakat diharapkan waspada dan tetap berada pada radius bahaya 2,5 Km,” katanya.
Kapten Kavaleri Ahmad Nurdin, Danramil Kota Tomohon menegaskan pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi ancaman bahaya, sebab status gunung belum juga turun dari level siaga (III). “Sejauh ini masyarakat tetap kondusif, belum ada yang diungsikan kendati sudah terjadi letusan. Tapi, kami tetap siaga menjaga masyarakt,” tukasnya