Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Flu Burung

Pemerintah Segera Buat Vaksin Baru

Pemerintah sedang mengupayakan pembuatan vaksin baru untuk menanggulangi serangan virus flu burung pada itik

Editor:
zoom-inlihat foto Pemerintah Segera Buat Vaksin Baru
KOMPAS/SIWI YUNITA CAHYANINGRUM
Kondisi peternakan itik di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (14/12/2012). Itik potong dan bibit tak laku di pasaran akibat merebaknya flu burung, peternak terpaksa terus mengeluarkan biaya pakan untuk tetap memelihara itik dengan
TRIBUNMANADO.CO.ID,CILACAP - Pemerintah sedang mengupayakan pembuatan vaksin baru untuk menanggulangi serangan virus flu burung pada itik yang kini marak menyerang ternak. Kebutuhan pada vaksin baru sangat mendesak jika vaksin yang selama ini digunakan tidak efektif.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah Withono mengatakan,  pemerintah saat ini sedang meneliti apakah vaksin yang ada sesuai dengan jenis virus yang menyerang. "Sekitar akhir Januari mungkin vaksin baru yang sudah sesuai untuk jenis yang menyerang itik ini akan diproduksi pemerintah," kata Withono, Jumat (21/12/2012), di Cilacap, Jawa Tengah.

Menurut dia, virus flu burung yang menyerang itik merupakan jenis baru. Saat ini, serangan flu burung pada itik  terjadi di sedikitnya 22 kabupaten di Jateng dan telah mematikan sekitar 64.000 ekor itik dari jumlah populasi 8,1 juta ekor.

Withono mengingatkan perlunya pola penanganan ketahanan hayati (biosecurity) pada lingkungan kandang. Selain itu peternak diwajibkan melapor kepada petugas peternakan terdekat jika ada itik yang sakit atau mati mendadak.

"Laporan itu sangat penting. Pasalnya, jika ada yang positif flu burung, harus dilakukan pemusnahan secara terbatas atau lokalisasi agar jangan sampai menulari yang masih sehat," katanya.

Terkait kebijakan sejumlah daerah membatasi pergerakan penggembalaan itik, termasuk Cilacap, dia menyetujuinya. Pasalnya, jika digembalakan keluar daerah, itik yang masih sehat berisiko tertular. Bagi itik yang sakit, jika digembalakan juga bisa menular ke itik yang sehat.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved