Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pertahanan Militer

Begini Ternyata Cara Memeriksa Senjata ala TNI di Lebanon

Kedatangan 10 personel Tim COE UNIFIL yang dipimpin Mr. Sergiy Mazarov dari Rusia.

Tayang:
Editor:
Begini Ternyata Cara Memeriksa Senjata ala TNI di Lebanon - IMG_4032.JPG
Puspen TNI
Begini Ternyata Cara Memeriksa Senjata ala TNI di Lebanon - IMG_4041.JPG
Puspen TNI
Begini Ternyata Cara Memeriksa Senjata ala TNI di Lebanon - IMG_4081.JPG
Puspen TNI
Begini Ternyata Cara Memeriksa Senjata ala TNI di Lebanon - IMG_4140.JPG
Puspen TNI
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim COE (Contingent Owned Equipment) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon)menggelar pemeriksaan kesiapan peralatan operasional terhadap materiil, perlengkapan, persenjataan dan kendaraan Satgas Indo FPC (Force Protection Company) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVI-E2/UNIFIL. di Sudirman Camp, Naqoura,Lebanon, Sabtu (15/12/2012). Demikian rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com, pekan lalu.

Kedatangan 10 personel Tim COE UNIFIL yang dipimpin Mr. Sergiy Mazarov dari Rusia,  diterima oleh Dansatgas Indo FPC TNI Konga XXVI-E2/UNIFIL, Mayor Inf Yuri Elias Mamahi didampingi Perwira Seksi Logistik Lettu Inf Ramdani selaku koordinator dalam kegiatan pemeriksaan ini beserta seluruh Perwira Staf yang membidangi masing-masing materi.

Obyek pemeriksaan terdiri dari Major Equipment dan Self Sustainment. Untuk Major Equipment antara lain meliputi kendaraan tempur, kendaraan pendukung, senjata, dan peralatan kesehatan. Sedangkan Self Sustainment antara lain pelayanan catering (food), komunikasi, perlengkapan kantor, dan kebersihan compound.

Tim COE UNFIIL berasal dari kalangan sipil dan militer mempunyai latar belakang spesialisasi sesuai bidang masing-masing, pemeriksaan ini dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali, untuk memastikan pemberian reimbursmentbenar-benar sesuai dengan kemampuan operasional Major Equipment dan Self Sustainment satuan yang ada.

Hasil penilaian yang disampaikan oleh Mr. Sergiy Mazarov pada saat briefing akhir, usai pelaksanaan pengecekan Operational Readiness Inspection (ORI) langsung di lapangan bahwa Satgas Indo FPC TNI Konga XXVI-E2/UNIFIL secara umum dinyatakan lolos dalam pelaksanaan pemeriksaan tersebut.

UNIFIL sebagai perwakilan PBB di wilayah Lebanon menuntut seluruh satuan yang dikirimkan oleh Negara-negara pengirim atau Troops Contributing Country (TCC) memiliki kesiapan operasional sesuai standar yang telah ditetapkan, baik kesiapan personel, materiil maupun perlengkapannya.

Sementara itu, Dansatgas Konga XXVI-E2/UNIFIL Mayor Inf Yuri Elias Mamahi menekankan kepada seluruh personelnya untuk senantiasa menjaga dan merawat perlengkapan yang sudah diberikan oleh negara.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved