Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pameran

Ketika Fotografer Abadikan Berita dalam Rekaman Lensa

BANYAK momen yang terekam di kamera jurnalis foto.

Tayang:
Penulis: | Editor:
zoom-inlihat foto Ketika Fotografer Abadikan Berita dalam Rekaman Lensa
IST
Ilustrasi.
Laporan wartawan Tribun Manado Herviansyah

BANYAK momen yang terekam di kamera jurnalis foto. Lebih dari sekadar berita, foto-foto tersebut juga merefleksikan situasi dan perjuangan para fotografer. Namun, karena keterbatasan ruang, karya jurnalistik tersebut tak sempat terpublikasi.

Melalui pameran foto jurnalistik, sebanyak 11 jurnalis foto yang sehari‑hari merekam berbagai kejadian dan peristiwa di Sulawesi Utara memperlihatkan karya-karya mereka. Pameran bertajuk 'Jejak Berita Dalam Rekaman Lensa' tersebut akan digelar sepekan mulai Senin (17/12) besok di Manado Town Square 2.

Rizky Ardiansyah, fotografer Tribun Manado, mengungkapkan, acapkali saat meliput sebuah peristiwa banyak frame yang berhasil diabadikan oleh para jurnalis foto. Karena keterbatasan ruang dalam media, hanya sebagian kecil yang terpakai. "Malah biasanya cuma satu dari ratusan foto yang dihasilkan pada satu saat," ujar dia, Sabtu (15/12/2012).

Ada kalanya saat merekam peristiwa para jurnalis foto terlibat secara emosional. "Kami harus mampu menahan emosi, tangis, geram, dan berbagai rasa lainnya ketika memotret," ungkap Ryan Korengkeng dari Manado Post.
Fiqman Sunandar dari Kantor Berita Antara mengungkapkan, profesi jurnalis foto menuntut profesionalisme tinggi. "Kita tidak bisa berpihak pada siapapun ketika mengabadikan peristiwa. Rekaman lensa kita harus real, bukan hasil rekayasa," ujar dia yang diiyakan juga Bobby Rambing dari Swara Kita.

Tantangan yang dihadapi para fotografer juga tampak dalam hasil karya. Seringkali mereka harus berhadapan dengan objek yang mengancam keselamatan mereka, seperti peristiwa kebakaran, bencana alam, atau kerusuhan. "Saya pernah dilempari warga yang merasa terusik sewaktu memotret," kisah John Laoh dari Harian Komentar yang turut diakui Ivan Setiawan dari Radar Manado.

Ancaman juga dirasakan oleh Ronny Buol dari Kompas.com. Ia berkisah, pernah dikejar sekelompok orang bersenjata tajam ketika sedang mengabadikan aktivitas penambangan liar.
Aneka peristiwa serta suka duka para pewarta foto tersebut bakal tergambar dalam 44 karya foto yang akan dipamerkan. "Pameran ini juga akan menjadi media bagi wartawan foto dengan masyarakat untuk saling mengenal lebih dekat," ujar Ronny Sepang dari Metro.

Ketua Panitia Pameran Sonny Dinar mengatakan, jika biasanya karya para jurnalis foto hanya dilihat sebagai bagian dari berita, dalam pameran tersebut sebagian dari foto‑foto tersebut bisa dinikmati. Maka itu pameran tersebut juga menjadi sangat berarti ketika pameran yang bertema berita sangat minim digelar di Manado. "Mungkin ini pameran foto jurnalistik yang pertama di Manado," kata dia.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved