Elpiji
Elpiji Langka di Kotobangon dan Kopandakan
Beberapa hari terakhir ini memang agak susah cari elpiji.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Beberapa warga dari Kelurahan Kotobangon dan Kopandakan, Kotamobagu, mengaku mulai kesusahan mencari elpiji tiga kilogram dalam beberapa hari terakhir ini. Mereka berharap hal tersebut tidak terjadi berkepanjangan.
Vera, warga Kelurahan Kotobangon mengaku mengalami kesulitan medapatakan bahan bakar gas tersebut dalam beberap hari terakhir ini. Dia pun terpaksa mencari elpiji ke kelurahan lain. "Beberapa hari terakhir ini memang agak susah cari elpiji," kata dia, Kamis (13/12/2012).
Hal yang sama dialami oleh Yundi, warga Kopandakan. "Mencari Elpiji memang agak susah. Padahal beberapa hari sebelumnya tidak pernah sesusah ini carinya. Kalau harganya memang di atas Rp 20 ribuan," kata dia menambahkan.
Asisten II Pemkot Kotamobagu Hardi Mokodompit mengakui adanya kelangkaan elpiji di beberapa kelurahan. Namun, kelangkaan tersebut terjadi karena masalah distribusi saja. "Saat ini sudah kembali berjalan normal. Waktu lalu hanya karena masalah 'droping' saja," ujar Hardi.
Sebelumnya, Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Kotamobagu Hidayat S Mokoagow mengatakan pasokan elpiji tidak mengalami perubahan. "Dari pertamina pasokan tidak mengalami perubahan, hanya masalah droping saja," kata dia.
Berdasarkan data dari Bagian Perekonomian saat pertama pembagian tabung gas dan alat kelengkapan lainya, ada 16.101 rumah tangga di Kotamobagu yang mengikuti program pengalihan minyak tanah ke gas.