Infrastruktur
Gorontalo akan Bangun Ringroad 200 Ribu Meter
Pemerintah Provinsi Gorontalo berencana akan membuat jalan ringroad.
TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO - Pemerintah Provinsi Gorontalo berencana akan membuat jalan ringroad atau ruas jalan lingkar luar Gorontalo untuk memajukan pertumbuhan daerah. Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim, mengatakan, era otonomi daerah memberikan ruang tiap daerah untuk merencanakan konsep pembangunan yang memberikan kemajuan bagi masyarakatnya.
"Gorontalo sudah harus punya perencanaan. Membangun jalan lingkar luar," ujarnya saat memberikan sambutannya di Hotel Quality Gorontalo, Selasa (11/12/2012). Karena tuturnya, pembangunan jalan ringroad itu sudah bagian dari kebutuhan daerah Gorontalo dalam memajukan segala aspek kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Gorontalo.
"Saya harap dua tahun kedepan penggarapan jalan sudah diimplementasikan. Mulai dari sekarang kita harus sudah merencanakan," tegasnya. Persoalan untuk pembiayaan dalam penggarapan proyek ringroad, pemerintah dapat mengusahakannya dari dana yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Nanti kita perjuangkan juga ke pemerintah pusat supaya dapat bantuan. Mari kita bersama-sama berjuang, wujudkan ini," imbuhnya. Ditambahkan, Aries Ardianto, Kasubdin Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum provinsi Gorontalo, menjelaskan, dalam pengkajian awal dana yang akan dibutuhkan dalam penggarapan proyek ringroad sebesar Rp 6 triliun.
"Pembebasan lahan untuk jalan nanti diperkirakan butuh dana Rp 500 milyar," urainya.
Tapi yang pasti, ungkapnya, pembuatan jalan ringroad tersebut akan butuh dana yang cukup besar. "Panjangnya saja nanti diperkirakan 200 ribu meter," kata Aries. Karena itu, konsentrasi awal pihaknya kini sedang melakukan pengkajian dan perencanaan matang agar nantinya tidak bertabrakan dengan Ruang Tata Ruang Wilayah daerah.
"Jalan ringroad dari Bandar Udara Djalaludin sampai ke arah Pelabuhan laut Kota Gorontalo," ujarnya. Ia pun mengharapkan, perwujudan dari proyek ringroad ini dapat berjalan secara efisen dan mampu membawa manfaat dalam jangka panjang. "Sekarang tinggal bagaimana dari kita. Apakah mau melaksanakannya," tegasnya.