Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bantuan

Pemprov Terima Hibah dari BASICS-CIDA

Ada 144 anak putus sekolah di desa pesisir dan kepulauan yang telah kembali bersekolah,

Editor:
zoom-inlihat foto Pemprov Terima Hibah dari BASICS-CIDA
IST
Sekprov Berikan bantuan
Laporan wartawan Tribun Manado Yudith Rondonuwu

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO  - Project proyek Better Apporoach to Service Provision Through Increased Capacities - Canada International Develompent Agency (BASICS-CIDA) melakukan kunjungan ke Kecamatan Wori pekan lalu. Kunjungan ini untuk melihat implementasi praktek cerdas program "gerakan sumikolah" yang didukung project BASICS.

Ada 144 anak putus sekolah di desa pesisir dan kepulauan yang telah kembali bersekolah, setelah mendapat bantuan dari proyek ini. Pada kesempatan ini, William Duggan selaku Project Director BASICS dan Dr Al Muktabar selaku pelaksana tugas Kepala Pusat AKLN - Kementrian Dalam Negeri dan Drs Faebuadodo Hia selaku perwakilan Ditjen Otda - UPD 1 Kementrian Dalam Negeri kembali menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak itu.

Sehari sebelumnya (Rabu, 5/12) di Hotel Novotel Manado, telah dilaksanakan seremoni menandatanganan dokumen serah terima barang dan jasa bantuan hibah langsung dari CIDA yang diwakilkan oleh Jeffry Ong Senior Development Kedutaan Besar Kanada kepada Kementrian
dalam Negeri yang diwakilkan oleh Direktur UPD 1 Dr Kurniasih. Kemudian, ada penyerahan dari Kementrian Dalam Negeri kepada Pemerintah Provinsi Sulut dan dari Provinsi Sulut kepada pemerintah kabupaten kota mitra BASICS. Salah satu bentuk penyerahan barang secara
simbolis berupa satu unit Bus Sekolah kepada Pemerintah Kab. Kepulauan Sitaro yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Provinsi Siswa Rahmat Mokodongan kepada Assisten II Harry Lano.

Acara serah terima bantuan project BASICS tersebut berlangsung dalam pertemuan kepala-kepala Bappeda dari provinsi Sulut maupun Sulawesi Tenggara mitra BASICS yang bertema "Berbagi pengalaman praktek cerdas project BASICS."

Dalam sambutannya, kepala Bappeda Sulut, Noldy Tuerah mengatakan praktek cerdas baik di Sulut maupun di Sultra masing-masing memiliki kelebihan. Di Sulut, Bappeda bersama Dinas Kesehatan didukung oleh BASICS telah melahirkan inovasi yang disebut Bantuan Keuangan Khusus Kesehatan (BKKKes) untuk percepatan pencapaian MDGs di bidang Kesehatan, yang diatur melalui Peraturan Gubernur. Pernyataan tersebut, turut dikuatkan oleh penyampaian Sekretaris Provinsi Sulut dalam sambutannya pada acara serah terima bantuan project BASICS "Alokasi anggaran kesehatan dalam APBD 2013 telah ditingkatkan, ini bisa digunakan untuk mempercepat pencapaian MDGs."

Koordinator BASICS-CIDA Wilayah Sulut Apridon Zaini menjelaskan, semua program ini bertujuan membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pencapaian target SPM-MDGs kesehatan dan pendidikan saat ini telah memasuki tahun ke-4. "Penerapan program yang dilaksanakan secara kolaboratif antar pihak, eksekutif, legislatif dan masyarakat sipil di Sulut telah menghasilkan banyak praktek cerdas yang bisa memberi inspirasi bagi banyak pihak. Semua demi kepentingan bersama agar kehidupan kita semua lebih baik," ungkapnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved