Pemilukada Minahasa
Masa Kampanye Resmi Berakhir
Pada debat kali ini masing‑masing cabup seolah saling menahan diri.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO ‑ Tahapan kampanye terbuka dua putaran yang dilaksanakan dalam rangka Pemilukada Minahasa resmi berakhir.
Kegiatan menarik simpati masyarakat dengan cara penyampaian visi dan misi diakhiri dengan kegiatan debat kandidat putaran ketiga yang dilaksanakan di Hotel Sedona, Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Sabtu (8/12/2012).
Seperti pelaksanaan debat kandidat sebelumnya, lima pasang calon kembali diuji soal komitmen, program, dan pengetahuan mereka jika dipercaya masyarakat memimpin Minahasa. Tiga panelis, Toar Palilingan SH MH, Prof Dr Lootje Kawet, SSi dan Dr Ferry Liando SSi memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan.
Berbagai pertanyaan seperti bagaimana kandidat akan memaksimalkan PAD untuk pembangunan, reformasi birokrasi, sampai peningkatan kinerja pegawai ditanyakan pada semua pasangan calon.
Pada putaran selanjutnya masing‑masing calon bupati (cabup) saling melemparkan pertanyaan. Pada debat kali ini masing‑masing cabup seolah saling menahan diri. Tidak ada perdebatan terkait jawaban yang telah diberikan. Cabup nomor urut dua, Hangky A Gerungan (HAG) bertanya apakah cabup nomor urut satu, Arianne F Nangoy (AFN) akan mendengar aspirasi masyarakat jika terpilih hanya dijawab dengan satu kata. AFN hanya menjawab "Iya" dan tidak ada tanggapan lanjutan.
Pada putaran ketiga, masing‑masing calon wakil bupati (cawabup) juga diberikan kesempatan untuk saling memberikan pertanyaan dan jawaban. Seperti pada putaran kedua, hampir tidak ada perdebatan antara cawabup.
Pada akhir kegiatan tersebut, tiga panelis memberikan pujian pada lima pasang calon tersebut. Toar Palilingan SH MH mengatakan kesan yang muncul dalam debat kandidat saat itu sangat luar biasa. Menurutnya semua pasang calon sangat siap untuk menjadi pemimpin di Minahasa.
"Saya melihat semua pasang calon telah siap untuk menjadi pemimpin di Minahasa. Jika dipercaya masyarakat, pemimpin Minahasa harus bisa memanfaatkan lembaga pendidikan seperti Unima dan IPDN yang ada di Minahasa," ujarnya.
Panelis lainnya, Dr Ferry Liando SSi berpesan agar siapapun yang terpilih nanti harus melaksanakan kewajiban dan haknya. Kewajiban yang dimaksud adalah melaksanakan tugas melayani masyarakat sesuai program yang telah disusun. Menurutnya apa yang telah diprogramkan dan dijanjikan pada masyarakat harus bisa ditepati.
"Setelah melaksanakan kewajiban, pemimpin harus mengambil haknya dan tidak boleh mengambil hak orang lain, apalagi hak masyarakat. Uang rakyat jangan digerogoti," ujarnya.
Ketua KPUD Minahasa, Meidy Tinangon mengatakan mulai Minggu (9/12/2012) kampanye tidak bisa lagi dilakukan. Menurutnya sampai Selasa (11/12) adalah masa tenang. Tidak ada lagi kegiatan kampanye yang bisa dilakukan.
"Mulai besok (hari ini) adalah masa tenang. Kami mengimbau kepada pasangan calon dan semua pendukung untuk mentaati aturan dan tidak melakukan kampanye," ujarnya.