Kecelakaan Lalu Lintas

Truk Tabrak Warnet, Satu Pengunjung Tewas

Tangis Telly Raranta Lontokan tak henti-henti, melihat anaknya Giovani Raranta terbujur kaku di kamar Jenazah RS GMIM Kalooran, Senin (3/12).

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG-  Tangis Telly Raranta Lontokan tak henti-henti, melihat anaknya Giovani Raranta terbujur kaku di kamar Jenazah RS GMIM Kalooran, Senin (3/12).

"Oh kasihan Tuhan, kenapa dia yang Kau ambil, dia anak baik-baik, kasihan sudah tidak ada lagi yang menemani omanya tidur," katanya sambil menangis.

Tangisnya menjadi-jadi, saat jenazah anak yang disayanginya tersebut hendak dimasukkan ke dalam peti, dan hendak dibawa pulang."Aduh kasihan, pelan-pelan, pasti badannya kesakitan," jeritnya.

Giovani meninggal dunia, akibat Warnet tempatnya bermain internet, ditabrak oleh dump truck merah DB 8240 GY bermuatan material batu dari arah Manado menuju Raanan yang mengalami kecelakaan tunggal.

Jordy kawan sejawat korban, yang kebetulan berada dalam warnet saat kejadian mengatakan, saat itu korban sedang bermain internet di ruangan pojok."Kami main internet sama-sama ada sekitar delapan orang, dia main di paling pojok, tiba-tiba ada suara keras, ternyata mobil, tembok warnet hancur, dan dan kepala mobil menabrak Gio (korban) yang sementara asik internetan," jelasnya.

Usai kejadian, ruangan warnet menjadi penuh debu, dan batu bata berserakan."Saya langsung keluar, dan karena terkena runtuhan warnet," jelasnya.

Sementara itu, Tutty warga Lelema yang kebetulan menumpang di mobil tersebut, hendak menuju pasar Amurang, tak menyangka hal tersebut terjadi, karena kejadian terjadi baru beberapa meter dari tempatnya naik.

"Kebetulan kenal dengan supir, jadi saya bersama teman, menumpang, dan saya duduk di tengah, pas tiba di jembatan, ada lubang, dan sedikit mobil bergoyang, dan arah mobil terus-terus, sampai menabrak pagar dan bangunan warnet itu, mobil juga tidak terlalu laju," jelas dia.Ia menambahkan, usai kejadian, dirinya langsung keluar dari dalam mobil.

Afner Mongkau warga Ranomea, supir dump truk tersebut, di depan polisi mengatakan, bahwa saat tiba di jembatan, ada lubang, sehingga setir tiba-tiba tak berfungsi total, sehingga mobil berjalan lurus ke arah warnet, dan menghantam sisi bangunan warnet tersebut.

"Saya juga kaget, tiba-tiba stir mobil tidak bisa dikendalikan, setelah tergoncang, karena ban masuk lubang kecil di jalan, mobil berjalan terus dan menabrak gedung warnet, yah sudah terjadi mau bagaimana lagi, saya akan bertanggungjawab," jelasnya.

Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung mengevakuasi korban dan dibawa ke RS Kalooran.
Sementara dump truk berusaha ditarik keluar, sempat mengalami kesulitan, sebab dump truk berat karena muatan batu.

Polisi unit kecelakaan Polres Minsel, yang tiba di lokasi kecelakaan langsung mengamankan lokasi, melakukan oleh TKP, dan mengevakuasi mobil, dibantu oleh warga.

Warga yang penasaran berusaha melihat dari dekat, sehingga sempat membuat kemacetan, namun bisa diamankan oleh polisi lalulintas. Setelah dievakuasi dump truk dibawa ke Polres Minsel.

Sementara Jenazah korban Giovani dimandikan, kemudian dibawa pulang oleh keluarga, sementara korban luka, Tutty mengalami sakit dibagian kepala, dan kaki dirawat di RS Kalooran, sementara Jordy juga mengalami luka ringan

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved