Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Santa Claus

Ada Peserta Non Kristiani Daftar Santa Claus

Itulah Tema yang diangkat komunitas Insidious (Beloace) Team dalam pelaksanaan kegiatan Santa Claus tahun ini."

Penulis: Fransiska_Noel | Editor:
zoom-inlihat foto Ada Peserta Non Kristiani Daftar Santa Claus
NET
Ilustrasi
Laporan wartawan Tribun Manado Fransisca Noel

"All in One Because of Love and Peace. Itulah Tema yang diangkat komunitas Insidious (Beloace) Team dalam pelaksanaan kegiatan Santa Claus tahun ini."

Bertolak dari keinginan untuk mendekatkan diri setiap anggotanya dengan anak-anak, komunitas ini kemudian merencanakan untuk mengadakan kegiatan Santa Claus.

Terdiri dari 60 hingga 80 anggota pecinta otomotif, komunitas ini punya keprihatinan tersendiri terhadap perkembangan mental anak zaman sekarang yang dinilai cenderung mengalami pergeseran ke arah negatif karena kemajuan zaman.

"Kita tahu bersama anak-anak zaman sekarang ini karakternya mulai mengarah arah negatif. Tidak patuh, cenderung mengarah ke anarkis karena pengaruh perkembangan teknologi juga, makanya kami hadir dengan keprihatinan bagaimana mengembalikan anak-anak kita pada perkembangan karakter yang sebenaranya," tutur Indra Alexander Wenas, ketua tim Santa Claus Insidious Beloace Team, kepada Tribun Manado, Kamis (29/11).

Tidak berdiri atas panji satu agama saja, komunitas ini memastikan pelaksanaan Santa Claus tahun ini akan sangat berbeda dengan komunitas lain yang mengadakan kegiatan yang sama.

"Meskipun Santa Claus identik dengan Natal, tetapi komunitas kami bukan hanya terdiri dari satu golongan agama saja yaitu Nasrani, tetapi penganut agama lain juga ikut meramaikan," ujar Indra.

Bahkan menurutnya, ada banyak peserta yang sudah mendaftar juga berasal lagi non Kristiani. "Ada peserta muslim dan budha juga ikut," ungkapnya.

Bertolak dari kerinduan untuk memberikan pemahaman ke anak-anak tentang bagaimana seharusnya mereka bersikap yang benar dalam masa kecil mereka, Indra memastikan Santa Claus yang akan digelar komunitas ini murni jauh dari unsur menakut-nakuti.

"Yang pasti tidak ada unsur menakut-nakuti anak kecil seperti yang kebanyakan orang pikirkan tentang kehadiran Santa Claus dan temannya Pit Hitam, tetapi Santa Claus yang akan kami adakan lebih sarat dengan pesan moral, membawa cinta dan damai di rumah-rumah yang akan kami kunjungi," terangnya.

Sejumlah atraksi barongsai juga dipastikan akan ikut meramaikan kegiatan Santa Claus ini. "Ini pastinya yang pertama kalinya Santa Claus diadakan di Manado dengan menggabungkan atraksi Barongsai, inilah bentuk semangat pluralisme," jelas Indra.

Nantinya, atraksi Barongsai akan mengawali kegiatan sebelum Santa Claus masuk ke rumah peserta yang dituju. "Jadi sebelum Santa Claus masuk rumah peserta, Barongsai akan lebih dulu masuk dan melakukan atraksi. Selanjutnya dari mulut Barongsai akan keluar hadiah yang akan diserahkan ke Santa Claus baru setelah itu hadiahnya diserahkan ke peserta," tutur Indra.

Hingga saat ini, menurutnya jumlah peserta sudah mencapai 200 lebih yang tersebar mulai dari kota Manado, Tomohon, Kawangkoan, dan Bitung. "Pelaksanaan kegiatan sendiri akan diadakan tanggal 13 Desember di kota Bitung, tanggal 14 Desember di Tomohon dan Kawangkoan, dan tanggal 15 Desember di Kota Manado," ujarnya.

Untuk pendaftaran peserta sendiri khusus dalam kota Manado dikenakan biaya pendaftaran sebesar 50 ribu rupiah, sedangkan di luar kota Manado sebesar 80 ribu rupiah. "Sekretariat kami berada di Jalan Diponegoro Mahakeret Manado, samping Salon Lavender," tandas Indra

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved