Penipuan
20 Orang Tertipu, Modus Rekrutmen Karyawan Trans TV
Selama ini mereka mengaku sebagai karyawan Trans TV.
"Selama ini mereka mengaku sebagai karyawan Trans TV, menggunakan seragam lengkap dan tanda pengenal palsu. Awalnya, oknum menjanjikan korban diangkat menjadi karyawan Trans TV, dan terlibat langsung dalam sebuah program, dengan mengharuskan membayar sejumlah uang," ungkap A Hadiansyah Lubis, Head Of Marketing Public Relations Trans TV, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/11/2012).
Dalam aksinya, kedua tersangka menarik uang antara Rp 450 ribu-Rp 750 ribu per orang, sejak awal November lalu. Jumlah korban ada 20 orang.
"Dengan imbalan uang, para korban langsung mendapatkan seragam dan tanda pengenal palsu. Para korban terlihat begitu mudah percaya dan tergiur dengan tawaran para pelaku," ucap Hadiansyah.
Kini, para tersangka sedang menjalani proses penyidikan di Mapolsek Mampang, Jakarta Selatan. Para korban pun telah memberikan kesaksian.
"Kami mengimbau kepada masyarakat luas, untuk lebih hati-hati dengan kasus penipuan seperti ini. Trans TV tidak melakukan perekrutan orang per orang, melainkan secara massal melalui informasi resmi via website www.transtv.co.id. Semua perekrutan karyawan tidak dikenakan biaya apapun," jelas Hadiansyah. (*)