Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perusahaan

Kepala Divisi Apple Maps Dipecat!

Keputusan Apple untuk meninggalkan Google Maps dan membuat peta digital buatan sendiri kembali memakan korban.

Editor: Andrew_Pattymahu
zoom-inlihat foto Kepala Divisi Apple Maps Dipecat!
apple iPhone 5 menunjukkan berbagai tampilan aplikasi Maps.
Keputusan Apple untuk meninggalkan Google Maps dan membuat peta digital buatan sendiri kembali memakan korban.

Setelah Scott Forstall yang dipaksa mengundurkan diri diduga karena masalah Apple Maps, satu petinggi Apple lain mengalami hal serupa.

Seperti dikutip dari Mashable, Apple dikabarkan telah memberhentikan manajer yang bertanggung jawab langsung terhadap pengembangan peta digital yang digunakan di perangkat berbasis iOS 6.

Dia adalah Richard Williamson yang dikabari keputusan pemecatannya langsung oleh SVP Apple, Eddy Cue, pada Selasa (27/11/2012).

Richard yang telah bekerja cukup lama di Apple dan  terakhir mengepalai tim pengembangan Apple Maps, dianggap orang yang paling bertanggungjawab atas rentetan masalah yang ada di Apple Maps.

Richard Williamson, manajer divisi Apple Maps diberhentikan, pada Selasa (27/11/2012).


Setelah memecat Richard, Apple disebut akan meminta perusahaan spesialis peta digital, TomTom untuk memperbaiki masalah-masalah yang merongrong Apple Maps.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada September lalu, Apple telah meluncurkan sistem operasi baru iOS 6, dengan beberapa fitur baru, salah satunya peta digital baru..

Berbeda dengan versi iOS terdahulu, iOS 6 ini tidak memasukkan Google Maps dan Apple memilih membuat sendiri aplikasi peta. Namun, ternyata Apple Maps ini dinilai tidak seakurat peta Google.

Apple menghadapi kritikan setelah peranti lunak peta baru diluncurkan pada bulan lalu menunjukkan ketidakakuratan dan kesalahan menempatkan kota-kota.

Kasus itu menyebabkan CEO Apple, Tim Cook, harus meminta maaf kepada para pengguna perangkat iOS6. Bahkan, orang nomor satu Apple ini menyarankan para pengguna iPhone dan iPad untuk menggunakan peta digital lain, seperti kompetitor Apple, seperti peta Nokia atau peta Google.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved