Pemilukada Minahasa
Pendukung HAG dan JWS Bentrok di Kakas
Kegiatan rapat yang dilakukan tim pendukung JWS-Ivansa langsung dihentikan oleh polisi.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Baru sehari pelaksanaan kampanye terbuka, bentrokan antara pendukung pasangan calon telah terjadi, Selasa (27/11/2012).
Insiden ini terjadi antara pendukung pasangan Hangky A Gerungan (HAG) - Recky J Montong (RJM) dengan pendukung dari pasangan Jantje W Sajouw (JWS) - Ivan Sarundajang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Manado, bentrokan tersebut terjadi karena tindakan pendukung pasangan JWS-Ivansa melakukan pertemuan di wilayah Kecamatan Kakas (wilayah lima) yang harusnya menjadi lokasi kampanye pasangan HAG-RJM. Sesuai jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Minahasa, pasangan JWS-Ivansa hanya boleh melakukan kampanye di wilayah empat lima (Tompaso, Kawangkoan raya, dan Sonder).
Ketua Panwaslukada Minahasa, Erwin Sumampouw saat diwawancarai Tribun Manado menjelaskan, Panwas Kecamatan Kakas telah melaporkan masalah tersebut. Menurutnya, kegiatan rapat yang dilakukan tim pendukung JWS-Ivansa langsung dihentikan oleh polisi.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, polisi telah mengamankan beberapa orang yang terlibat dalam perkelahian tersebut. Perkara ini masih ditangani polisi karena masuk kategori tindakan pidana," ujarnya.
Terkait kejadian bentrokan tersebut, Sumampouw mengingatkan semua pasangan calon dan pendukung untuk melaksanakan kampanye damai. Menurutnya, ikrar kampanye damai telah dilakukan sehingga semua pihak harusnya menghormati komitmen tersebut.
Pelanggaran aturan kampanye juga hampir terjadi di Kecamatan Tompaso. Anggota Panwas Kecamatan Tompaso, Jendry Paendong menjelaskan pihaknya mendapati ada pergerakan dari pendukung pasangan Careig N Runtu (CNR) - Denny J Tombeng (DJT) yang akan melakukan pertemuan. Sesuai jadwal, pasangan ini hanya bisa melakukan kegiatan di wilayah empat (Langowan raya). Panwascam langsung melakukan tindakan untuk menghentikan rencana kegiatan tersebut.
"Kami melakukan tindakan pencegahan sebelum terjadi pelanggaran. Setelah dilakukan dialog, para pendukung pasangan calon ini bisa mengerti dan membubarkan diri," ujarnya.