Pertanian
Bolmong Akan Cetak 400 Ha Sawah Baru
Saat ini kami masih belum menentukan dimana saja pencetakan lahan tersebut.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID,
BOLMONG - Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) berencana mencetak
pesawahan di beberapa daerah di daerah tersebut guna meningkatkan
produksi padi. Pemkab Bolmong menargetkan, 400 ektare lahan sawah baru
tercetak pada tahun 2013.
"Saat ini kami masih belum menentukan dimana saja pencetakan lahan
tersebut. Saat ini, kami sedang melakukan pencarian lahan tersebut,"
ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Bolmong Taufik
Mokoginta di Kantor DPRD Bolmong, Senin (26/11/2012).
Dia mengatakan pertambahan penduduk di Bolmong yang di atas dua
persen juga berdampak alih fungsi lahan pertanian. "Jumlah penduduk
bertambah, maka kebutuhan pemukiman meningkat. Alhasil, alih fungsi
lahan pertanian menjadi pemukiman bisa saja terjadi," kata dia
menambahkan.
Dikatakan, alih lahan tersebut tidak bisa dibendung. Dia
mencontohkan, lahan pertanian di Desa Lolak yang sebagian sudah berubah
menjadi perkantoran, tempat usaha, atau pemukiman. Sebab itu, perlu
cetak lahan sawah baru untuk menjaga produksi beras. Apalagi, Bolmong
merupakan lumbung beras di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Luas pesawahan beririgasi di Bolmong saat ini mencapai 20.596
hektare. Luas lahan terbesar berada di wilayah Dumoga Utara. Di
kecamatan tersebut luas lahan sawah beririgasi sekitar 5.061 hektar.
Kemudian diikuti oleh Kecamatan Dumoga Barat dengan luas 4.466 hektar.
Sedangkan, Kecamatan Lolayan berada di posisi ketiga dengan luas sekitar
3.903 hektar.
Adapun produksi beras di kabupaten tersebut pada tahun 2011
mengalami mengalami surplus sampai 91,76 ton. Total produksi beras pada
tahun lalu mencapai 223,115 ribu ton. Pada tahun ini, Pemkab Bolmong
menargetkan produksi beras bisa mencapai 235 ribu ton atau atau
tertambah 12 ribu ton lebih dengan target surplus 102 ribu ton beras.
Sementara produksi gabah kering giling bisa mencapai target 208.595 ton
pada tahun ini.