Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pertanian

Bolmong Akan Cetak 400 Ha Sawah Baru

Saat ini kami masih belum menentukan dimana saja pencetakan lahan tersebut.

Tayang:
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) berencana mencetak pesawahan di beberapa daerah di daerah tersebut guna meningkatkan produksi padi. Pemkab Bolmong menargetkan, 400 ektare lahan sawah baru tercetak pada tahun 2013.

"Saat ini kami masih belum menentukan dimana saja pencetakan lahan tersebut. Saat ini, kami sedang melakukan pencarian lahan tersebut," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Bolmong Taufik Mokoginta di Kantor DPRD Bolmong, Senin (26/11/2012).

Dia mengatakan pertambahan penduduk di Bolmong yang di atas dua persen juga berdampak alih fungsi lahan pertanian. "Jumlah penduduk bertambah, maka kebutuhan pemukiman meningkat. Alhasil, alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman bisa saja terjadi," kata dia menambahkan.

Dikatakan, alih lahan tersebut tidak bisa dibendung. Dia mencontohkan, lahan pertanian di Desa Lolak yang sebagian sudah berubah menjadi perkantoran, tempat usaha, atau pemukiman. Sebab itu, perlu  cetak lahan sawah baru untuk menjaga produksi beras. Apalagi, Bolmong merupakan lumbung beras di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Luas pesawahan beririgasi di Bolmong saat ini mencapai 20.596 hektare. Luas lahan terbesar berada di wilayah Dumoga Utara. Di kecamatan tersebut luas lahan sawah beririgasi sekitar 5.061 hektar. Kemudian diikuti oleh Kecamatan Dumoga Barat dengan luas 4.466 hektar. Sedangkan, Kecamatan Lolayan berada di posisi ketiga dengan luas sekitar 3.903 hektar.

Adapun produksi beras di kabupaten tersebut pada tahun 2011 mengalami mengalami surplus sampai 91,76 ton. Total produksi beras pada tahun lalu mencapai 223,115 ribu ton. Pada tahun ini, Pemkab Bolmong menargetkan produksi beras bisa mencapai 235 ribu ton atau atau tertambah 12 ribu ton lebih dengan target surplus 102 ribu ton beras. Sementara produksi gabah kering giling bisa mencapai target 208.595 ton pada tahun ini.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved