Kecelakaan Lalu Lintas

Baici Supir Bus Trans Kawanua Meninggal Saat Hendak Dirujuk

Naas dialami Arba Baici (45) supir bus Trans Kawanua, harus meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan di jalan Trans Sulawesi

Baici Supir Bus Trans Kawanua Meninggal Saat Hendak Dirujuk
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
bus Trans Kawanua

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG- Naas dialami Arba Baici (45) supir bus Trans Kawanua, harus meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan di jalan Trans Sulawesi tepatnya di desa Tawaan dekat PT Wika (PLTU), Sabtu (24/11) malam.

Kecelakaan terjadi, saat bus Trans Kawanua DB 7513 A yang mengangkut lima orang mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat usai studi tur di satu daerah di Kotamobagu hendak pulang menuju Manado, berpapasan dengan mobil tronton warna oranye berpelat nomor L 9510 UA yang belum diketahui siapa pengemudinya, karena melarikan diri, dari arah berlawanan.

"Mobil tronton ini, arah dari Amurang menuju ke arah Kotamobagu, kemudian melambung motor yang ada di depannya, saat melambung, ternyata dari arah berlawanan muncul bus Trans Kawanua tersebut," jelas Bripka Verna Walewangko petugas dari unit Laka Polres Minsel di TKP.

Dijelaskannya, supir tronton langsung mengerem dan banting setir ke kiri."Mobil tronton ini out ke ruas kanan, sehingga saat dia banting setir ke kiri, bagian belakang mobil terlambat masuk, sehingga tertabrak oleh bus tersebut," kata dia.

Akibatnya, mobil tronton terhenti dengan posisi memalang jalan, sementara bus Trans Kawanua terdorong ke kiri dan bagian depan mobil masuk ke lubang.

Pengemudi Tronton yang panik langsung menutup pintu mobilnya dan pergi, tanpa menepikan terlebih dahulu mobil besar tersebut, sehingga menyebabkan kemacetan."Dia biarkan saja mobilnya memalangi jalan, dan pergi entah kemana, sampai sekarang tidak muncul juga," kata Verna.

Sementara penumpang bus Trans Kawanua dan supir langsung di larikan ke rumah sakit."Supir bus kritis karena terjepit, karena yang menghantam bagian belakang mobil tronton tersebut, adalah bagian depan kanan, tepat tempat duduk supir," jelas dia.

Namun naas bagi supir Trans Kawanua, saat hendak dirujuk ke rumah sakit di Manado, langsung mengembuskan nafas terakhir."Supir meninggal dunia, dan lima orang mahasiswa hanya luka ringan dan sudah keluar malam itu juga," ujar seorang petugas rumah sakit RS GMIM Kalooran.

Hingga saat ini, dua mobil tersebut masih berada di TKP dan dijaga oleh petugas Unit Laka Polres Minsel.

Dari pantauan Tribun Manado, mobil trontong tidak mengalami kerusakan, sedankan mobil Trans Kawanua mengalami ringsek di bagian kanan depan, dan kaca depan pecah, serta banyak terlihat darah berceceran. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved