Kasus Bunuh Diri
Dikekang Orangtua, ABG Molas Coba Bunuh Diri
Ia seperti tidak ada masalah apa-apa ketika ada bersama kami.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sinta Soba (14), langsung dibawa ibunya ke Buha untuk menenangkan pikirannya. Sinta memang hampir merenggang nyawa karena mencoba bunuh diri di kamar rumah bibinya Yahya Pansing (41).
Siswi kelas 2 SMP Syalom Molas ini mencoba perbuatan nekatnya itu kamar depan keluarga Soba-Pansing, Kelurahan Molas Lingkungan II Kecamatan Bunaken, Kamis (22/11/2012) sekitar pukul 10.00 WITA.
Menurut Diana Yusuf (36), seperti biasa Sinta makan bersama keluarganya. Rumah mereka hanya berada di dekat tempat tinggal korban. Sinta biasa membawa nasi kemudian turun ke bawah dan makan di situ. Menurut Diana tidak ada raut kecewa atau sedih yang ditampilkan oleh Sinta. "Ia seperti tidak ada masalah apa-apa ketika ada bersama kami,"ujarnya.
Diana kemudian mendengar ada suara orang menangis. Tak lama kemudian terdengar ada suara orang seperti tercekik. Padahal tidak ada orang lain selain Sinta di rumah itu. Aju Endungunaung (41), suami Diana kemudian meminta Diana melihat ke tas.
Betapa kagetnya, Diana ketika melihat ke kamar depan koban mulai tergantung di seutas tali nilon berwarna biru. Bagian atasnya diikatkan pada balok plafon kamar. Diana kemudian segera membuat korban lebih naik ke atas agar tidak tercekik. "Saat saya melakukan demikian. Suami saya tiba. Ia kemudian membuka tali itu dan untunglah Sinta selamat,"kata Diana
Menurut Diana, korban memang biasa tinggal di rumah tersebut. Ia sekarang lebih banyak ke Buha karena orang tuanya baru datang dari Papua. Ingin jarak yang lebih dekat dengan sekolah, Sinta kemudian ingin dipindahkan secara tetap ke rumah pamannya.
Menurut seorang sumber di Polsek Bunaken, korban merasa tertekan dengan kedua orangtuanya. Ia merasa tidak bebas dengan kekangan orang tuanya.