Pertanian
Produksi Dalam Negeri Mampu Penuhi Permintaan Jagung
Harusnya ada kontiniunitas, kualitas dan komitmen dari pemangku kepentingan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO - Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dalam sisi produksi Indonesia dalam pemenuhan untuk permintaan jagung disediakan melalui produksi dalam negeri.
Udhoro Kasih Anggoro, Direktur Jendral Tanaman Pangan Kementrian Pertanian mengatakan, periode 2002 hingga 2011, produksi jagung di Indonesia meningkat dengan laju 6,89 persen per tahun dengan laju peningkatan produktivitas yang relatif tinggi atau 4,88 persen per tahun.
"Sebagai hasil adopsi teknologi baru," ujarnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan acara International Maize Conference 2012 (IMC) di Hotel Maqna, Kamis (22/11/2012).
Ia menguraikan, pada tahun 2012, produksi mencapai 18,961 juta ton atau meningkat 7,34 persen di banding tahun 2011.
"Saat ini, impor jagung masih ada," ungkapnya.
Selama ini tambahnya, Indonesia masih menemui berbagai kendala. Hal yang dihadapi masih belum ada titik penyelesaian, utamanya dalam penyediaan produksi jagung.
"Harusnya ada kontiniunitas, kualitas dan komitmen dari pemangku kepentingan," urai Udhoro.
Dalam jangka panjang, tegasnya, diperlukan upaya peningkatan produktivitas secara berkelanjutan melalui pengembangan inovasi dan penerapan adopsi teknologi yang baik.
"Pada periode tahun 2010 sampai 2014 pemerintah menetapkan pencapaian swasembada jagung," ucapnya penuh dengan optimistis.