Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demonstrasi

Pengunjukrasa dan Polisi Saling Dorong

Pengunjuk rasa dari HMI Cabang Bolmong dan para polisi sempat saling dorong kendati hanya beberapa saat

Penulis: | Editor:
zoom-inlihat foto Pengunjukrasa dan Polisi Saling Dorong
TRIBUNMANADO/EDI SUKASAH
Pengunjuk rasa dari HMI Cabang Bolmong dan para polisi sempat saling dorong kendati hanya beberapa saat
Laporan Wartawan Tribun Manado, Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pengunjuk rasa dari HMI Cabang Bolmong dan para polisi sempat saling dorong kendati hanya beberapa saat di gerbang Markas Komando (Mako) Polres Bolmong, Kamis (22/11/2012). Para pendemo memaksa masuk untuk bertemu dengan Kepala Polres AKBP Enggar Brotoseno.

Dua kali usaha menembus pagar petugas, akhirnya pendemo menyerah. Mereka pun minta penjelasan kepada Wakil Kepala Polres Bolmong Kompol Rustanto tentang keberadaan atasanya. HMI juga minta komitmen dari kepolisian untuk menuntaskan kasus Tunjangan Pokok Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD).

Dalam rilisnya, HMI menyatakan dalang raibnya duit TPAPD Rp 4,8 miliar sudah jelas. Bahkan hal tersebut sudah terungkap dalam beberapa kali persidangan. "Jadi ini tantangan bagi Polres Bolmong. Sanggupkah Polres menuntaskan kasus ini," ujar Ardi, aktivis HMI pada demonstrasi tersebut.

Rustanto langsung memberi penjelasan kepada para aktivis tentang keberadaan Kapolres Bolmong. "Saat ini sedang ada kegiatan dari Polda Sulut. Pak Kapolres sedang menemui para tamu tersebut," kata dia menjelaskan.

Dia kemudian menjamin Polres Bolmong masih konsisten dalam penanganan kasus TPAPD yang menjerat pejabat dan mantan pejabat di Pemkab Bolmong. "Proses masih terus berjalan. Kalau untuk penahanan nanti lihat waktunya," kata Rustanto.

Sementara untuk penyelidikan daerah-daerah yang mendapat penilaian disclaimer atas laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, mantan Kabag Ops Polres Bolmong ini mengatakan, pihaknya masih melakukan pengumpulan bahan data dan keterangan. "Ini kasus dugaan tindak korupsi, harus betul-betul teliti," kata dia lagi.

Pada kesempatan itu, Rustanto juga mengucapkan terimakasih kepada para pendemo. "Terimakasih, pekerjaan kami telah dikontrol dan atas dukungan terhadap penuntasan kasus-kasus yang kami tangandi," kata dia menandaskan.

Usai demonstrasi, beberapa pengunjuk rasa masih mengaku tidak puas dengan jawaban dari pihak kepolisian. "Kami akan terus melakukan kontrol. Kami juga akan tetap melakukan aksi-aksi untuk mendorong penuntasan kasus-kasus tersebut," ujar Zakir Mokoginta usai berdemonstrasi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved