Pertambangan
WALHI : Aksi Penolakan Tambang Belum Ditanggapi Pemerintah
Hingga kini belum juga ditanggapi oleh pemerintah. Ia mengakui perjauangannya untuk tetap melindungi lingkungan tidak akan berhenti.
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Direktur Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulut, Edo Rahman mengatakan meski sudah beberapa kali diupayakan aksi penolakan tambang, namun hingga kini belum juga ditanggapi oleh pemerintah. Ia mengakui perjauangannya untuk tetap melindungi lingkungan tidak akan berhenti.
"Aksi ini merupakan wujud kami untuk membuktikan kepada pemerintah bahwa rakyat juga bisa bersatu. Serta wujud bukti bahwa antara kepentingan rakyat dan kepentingan lingkungan hidup tidak bisa dipisahkan," terang Edo pada Tribun Manado, Selasa (20/11).
Lanjutnya, kejadian sebagai contoh bagi masyarakat bahwa kedepan harus lebih jeli dalam memilih wakil rakyat. Jangan hanya atasnamakan rakyat namun kepentingan rakyat terabaikan.
Hal senada juga diutarakan oleh Ketua Kelompok Muda Pecinta Alam (KMPA) Tunas Hijau Airmadidi, Airmadidi. Ia berharap dengan adanya pertemuan konsolidasi, bisa saling menguatkan dalam melakukan perlawanan atas keberadaan tambang.
"Kasus ini sudah bukan kasus di masing-masing daerah lagi, tapi sudah menjadi kasus Propinsi, Pemerintah sebenarnya menyadari, mereka ada karena rakyat khususnya rakyat kecil. Ini juga peringatan buat pemerintah, diibaratkan orang tersandung bukan karena batu besar, tetapi karena banyaknya batu-batu kecil," tambah Maria