Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pertanian

Petani Kakao di Boalmeo Kekurangan Tenaga Ahli

Petani butuh motivasi, juga informasi bagus.

Tayang:
Editor:
Laporan wartawan Tribun Gorontalo Budi Susilo

TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO - Pengembangan perkebunan Kakao di Kabupaten Boalemo masih kekurangan dari para tenaga ahli ilmu pertanian yang dapat mempengaruhi keberhasilan kegiatan tanam.

Hasnirawati Ahmad, Bidang Perencanaan Dinas Pertanian dan Perkebunan Boalemo mengatakan, di tingkat lapangan sebenarnya petani itu butuh masukan dan tambawah wawasan soal ilmu pertanian yang baik.

"Petani butuh motivasi, juga informasi bagus. Tapi masih belum ada tim ahlinya," katanya kepada tribungorontalo, Rabu (21/11/2012).

Menurutnya, semua petani Kakao di Boalemo masih berpandangan tradisional, belum mengetahui hal-hal inovatif dalam bidang pertanian. "Sulit untuk berkompetitif," ujar Hasni.

Menanggapi hal itu, Hasil Sembiring, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan dan Tanaman Pangan Republik Indonesia, mengatakan, secara geografis pulau Sulawesi itu cocok bagi pengembangan pertanian Kakao.

"Di Thailand itu untuk usaha pertanian maju. Di kita lahan banyak tapi lokasi pertanian sempit," ungkapnya.

Karena itulah, dibenarkan bila memang petani di Indonesia butuh masukan dan pemberdayaan.

"Bertani itu juga butuh perencanaan matang. Balai-balai penyuluhan di daerah sangat terbuka bagi siapa saja yang datang kesana," kata Sembiring.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved