Publik
Isi Ulang LPG Tiga Kilogram Sampai Rp 20 Ribu
Kelangkaan LPG ukuran tiga kilogram saat ini dimanfaatkan pedagang untuk meraup keuntungan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kelangkaan LPG ukuran tiga kilogram saat ini dimanfaatkan pedagang untuk meraup keuntungan lebih besar. Mereka menaikkan harga LPG sampai Rp 20.000 per tabung.
Julia Suak, pemilik rumah makan di Kawangkoan saat diwawancarai Tribun Manado, Selasa (20/11/2012) menjelaskan, saat ini mereka bukan hanya kesulitan mencari gas ukuran tiga kilogram, namun kesulitan yang lain adalah harga jual bahan bakar itu telah melonjak drastis.
"Sekarang sulit cari tabung gas ukuran tiga kilogram. Kalaupun ada harganya lebih mahal dibanding kondisi normal. Semua sekarang serba sulit dan mengganggu aktifitas kami," ujarnya.
Jhonly, pemilik warung yang menjual tabung gas ukuran tiga kilogram di Kawangkoan mengatakan dirinya memang sengaja menaikkan harga jual LPG ukuran tiga kilogram. Menurutnya, sebagai penjual dia hanya menerapkan hukum pasar yang menyatakan kalau barang langka pasti harganya jadi mahal.
"Saya memang menaikkan sedikit harga jual tabung gas ukuran tiga kilogram. Tidak ada warga yang protes pada kenaikan harga ini. Bagi mereka yang penting bisa mendapatkan gas untuk memasak. Kenaikan harga tidak terlalu besar," ujarnya.
Saat ditanya apakah dirinya mengetahui kalau menaikkan harga LPG tiga kilogran diatas harga yang ditetapkan pemerintah berarti melanggar aturan, Jhonly mengaku tidak mengetahui aturan tersebut. Dia bahkan mengaku tidak mengetahui secara persis harga yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Setahu saya harga LPG ukuran tiga kilogram adalah Rp 17.000 per tabung. Saat masih menggunakan minyak tanah, harga juga sering dinaikkan, sehingga saya tidak mengetaui kalau ada batasan harga," ujarnya.
Beberapa bulan lalu Pemprov Sulut telah melakukan penetapan HET LPG ukuran tiga kilogram untuk Minahasa seharga Rp 15.350 - Rp 15.950 per tabung.