Kecelakaan Lalu Lintas
Novita Kumolontang Meregang Nyawa di Jembatan Patah
Jalan trans sulawesi kembali memakan korban, kali ini menimpa Novita Kumolontang (18) yang mengendarai Revo hitam DB 9854 EB,
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG
- Jalan trans sulawesi kembali memakan korban,
kali ini menimpa Novita Kumolontang (18) yang mengendarai Revo hitam DB
9854 EB, tepatnya di Kelurahan Rumoong Bawah tikungan setelah jembatan
patah, Minggu (18/11) sekitar pukul 15.00 wita.
Awalnya motor Honda Revo hitam bernomor polisi DB 9854 EB yang
dikendarai oleh Novita Kumolontang (18) warga Tumpaan II yang membonceng
Cristiadi Panjaitan (19) warga desa yang sama hendak menuju pantai
Moinit bersama teman lainnya.
Tiba tikungan setelah jembatan patah kelurahan Rumoong Bawah, motor
tersebut terlihat melaju kencang, hingga tak mampu dikendalikan oleh
Novita, dan akhirnya motor keluar jalan dan menabrak pohon, dan
tersangkut di besi tiang tong sampah.
"Saya lihat, motor tersebut sangat laju, dan mereka keterusan pas di
tikungan, dan menabrak bagian pohon dan besi tiang tempat tong sampah,"
jelas Frenly seorang warga Rumoong Bawah.
Melihat kejadian tersebut, Frenly dan seorang temannya, langsung menuju
ke lokasi dan berusaha menolong korban."Korban laki-laki sempat
berteriak, tapi yang perempuan memang tinggal bernafas satu-satu, kami
angkat dan meminta untuk kendaraan bawa ke rumah sakit," kata dia.
Namun naas, nyawa Novita tidak bisa tertolong lagi, dan mengembuskan
nafas terakhir saat dibawa ke RS GMIM Kalooran, karena mengalami
pendarahan dan sobek bagian kepala belakang.
Sementara Cristiandi yang dibonceng oleh Novita mengalami cidera bagian
kaki kanan, dan sakit di beberapa bagian tubuh termasuk kepala sehingga
belum bisa memberikan keterangan saat hendak dikonfirmasi."Masih
terbaring lemah, dan belum bisa berkomunikasi baik," ujar seorang
petugas rumah sakit.
Petugas Lalulintas Polres Minsel langsung mendatangi rumah sakit untuk
mengambil data, dilanjutkan dengan olah TKP."Mereka laju, dan tidak
menggunakan helm lagi," ujar seorang anggota polisi.
Hingga saat ini, Cristiandi masih dirawat di RS GMIM Kalooran, sementara
jenazah Novita juga masih berada di ruang jenazah, menunggu diambil
dari keluarga. (Amg)