Pertanian
Kami Beli Kopra Sesuai Harga Minyak Kelapa Dunia
Kami tidak bisa melawan harga pasar dunia.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Anjloknya harga kopra di Sulawesi Utara, khususnya di Minahasa Selatan mengikuti fluktuasi harga pasar dunia, khususnya minyak kelapa dunia.
Hal tersebut dijelaskan oleh PT Cargill Amurang, Selasa (13/11/2012)."Kami tunduk pada gejolak di pasar dunia, khususnya harga minyak kelapa dunia, karena sifatnya fluktuasi atau tidak tetap," jelas Rachmat Hidayat Coorporate Affairs Director PT Cargill.
Sehingga, harga beli PT Cargill terhadap kopra, tidak tetap, dan berdasarkan harga minyak kelapa dunia tersebut."Kami tidak bisa melawan harga pasar dunia, apapun yang kami lakukan," jelas dia.
Ia menambahkan, segala usaha dilakukan untuk menaikkan harga beli kopra, namun tidak mampu."Kami sudah berusaha untuk masalah harga, tapi kami tidak bisa melawan harga pasar," ucap dia.
Dijelaskannya, sejak Januari 2012 telah terjadi beberapa kali naik turun harga kopra, dengan titik capai tertinggi Rp 7 ribu hingga paling rendah Rp 4000."Hari ini (Selasa) harga kopra mencapai Rp 4,100 per kilogram," jelas dia.
Menurutnya, harga tersebut bisa saja tidak terjadi besok (Rabu)."Tergantung perubahan, bisa tetap juga bisa berubah, kami juga baca situasi harga pasar dunia," jelasnya.
Terkait tuntutan masyarakat petani kopra yang ingin menjual langsung kopra mereka ke PT. Cargill semuanya terbuka."Silakan petani bawa langsung kepada kami, kami akan terima dan tidak pernah menolak, dan tidak harus melalui kontraktor, namun prosedurnya sebelum sampai pada pembayaran harus tetap diikuti," kata dia.
Dijelaskannya, tahapan yang harus dilalui saat memasukkan kopra ke Cargill yaitu, pendaftaran, dilanjutkan dengan penimbangan, setelah itu dilakukan cek kualitas termasuk kandungan air, setelah itu pendaftaran untuk dilakukan pembayaran sesuai dengan harga berdasarkan kualitas.
Dan setiap bulan, Cargill mampu menerima kopra produk Minsel sebanyak 3000-3500 ton per bulan, sementara se Sulut mampu diambil 20 ribu ton pe bulan."Kalau dari kualitas, kopra di Sulut, kualitasnya lebih baik, dibanding kopra di luar daerah lainnya," ucapnya.
Saat ini, produk kopra Minsel yang diolah oleh PT Cargill paling besar dikirim ke China dan India, selebihnya ke negara-negara Eropa.