Minahasa
Oklen Waleleng: I Yayat U Santi
Kaum muda di daerah ini hendaknya terus berada dalam semangat untuk membangun kabupaten tersebut
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado, Andrew A Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Tokoh pemuda di tanah Minahasa, Oklen Waleleng dalam rangka memperingati HUT Minahasa ke 584 mengatakan kaum muda di daerah ini hendaknya terus berada dalam semangat untuk membangun kabupaten tersebut. Momentum HUT Minahasa harus dihayati juga dengan semangat sumpah pemuda.
"Ketika kongres pemuda di tahun 1928 ada kebulatan tekad para pemuda untuk mengangkat harkat dan martabat hidup orang indonesia. Dengan tekad seperti itu kiranya Minahasa tetap Satu,tetap esa walaupun secara adminstratif minahasa sdh terbagi-terbagi beberapa daerah otonom yakni Kabupaten Minut, Tomohon, Minsel, Mitra," tukas Anggota DPRD Minahasa ini
Waleleng yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II KNPI Minahasa menuturkan generasi muda di Minahasa harus selalu meneriakan filosofi 'I Yayat U Santi'. 'Mari kita sama-sama mengangkat pedang untuk melawan perangi pengangguran dan kemalasan. Ini arti filosofi I Yayat U Santi yang berarti Angkatlah Pedangmu," ucapnya Minggu (4/11).
Ia juga menceritakan soal sejarah Minahasa yang tidak mau dijajah. "Orang Minahasa rela mati untuk mempertahankan kemerdekaan tanahnya hal ini dpt dilihat dalam sejarah ketika para waraney-waraney melawan Spanyol di tahun 1644-1646, kemudian Belanda dengan VOC yang puncaknya dikenal dengan Perang Tondano yang terjadi tahun 1808 sampai 1809," kata Waleleng.
"Mari kita menyambut HUT Minahasa untuk terus berbakti kepada bangsa dan negara terutama Sulut dan Minahasa yang kita cintai Bersama. I Yayat U Santi," pungkasnya. (dru)