Penembakan
Mengaku Diancam Parang, Polisi Tembak Perut Warga di Bitung
Aksi penembakan kepada warga sipil yang dilakukan oleh polisi kembali terjadi
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Aksi penembakan kepada warga sipil yang dilakukan oleh polisi kembali terjadi Jumat tengah malam pekan lalu. Menurut Kapolres Bitung AKBP Satake Bayu SIK, peristiwa penambakan benar dilakukan oleh anak buahnya.
"Peristiwa terjadi pada Jumat (2/11/2012) sekitar pukul 01.00 Wita disatu di antara tempat makan di Kecamatan Girian, di mana anggota Buser Reskrim Polres menembak warga," kata Bayu melalui kabag Humas AKP E Sinaga, Minggu (4/11/2012).
Dijelaskanya aksi penembakan yang dilakukan anak buahnya, karena untuk membela diri. "Sebelum melakukan penembakan anak buah saya diancam dengan parang, kemudian anak buah saya sempat memberikan tembakan peringatan sejumlah tiga kali namun tak dihiraukan," tuturnya.
Akibatnya, demi membela dirinya dari ancaman senjata tajam jenis parang oknum polisi berpangkat bripol melepaskan tembakan. "Korban kena perut kiri dan tembus pinggang, saat ini sedang dalam perawatan intensif di RSUD Kandou Malalayang Manado," tandasnya.