Kasus Bunuh Diri
Diduga Bunuh Diri, Kaki Kakek Ini Justru Buntung
Beruntung nyawa Sumarta (78) masih tertolong.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Diduga berniat mengakhiri hidupnya, seorang pria tua nekat menabrak kereta api yang sedang melaju kencang di dekat Stasiun Pondok Jati Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2012).
Beruntung nyawa Sumarta (78) masih tertolong. Hanya saja KA Express jurusan Jakarta-Cikampek membuat kaki kanannya buntung.
Salah seorang saksi mata Fathoni (32) menuturkan saat itu Sumarta terlihat sengaja menghampiri kereta. Padahal sejumlah petugas berusaha meneriakinya agar tidak berada dekat rel.
"Kalau ngga ada kereta dia diam. Begitu kereta lewat eh malah sengaja nyebrang. Bahkan petugas sempat menariknya saat mencoba menabrakkan diri ke kereta yang melaju kencang," kata petugas keamanan Stasiun Pondok Jati tersebut.
Sukenti (57) istri korban yang diketahui warga Gang Salam 1, Jalan Utan Kayu Manis VIII, Rt 003 RW 08, No 11, Kelurahan Kayu Manis Matraman tersebut, membantah dugaan bunuh diri dilakukan suaminya. Menurutnya Sumarta sudah pikun dan tuli.
"Pendengarannya memang sudah ngga jelas. Tapi maunya jalan keluar rumah terus," kata Sukenti.
Dalam kondisi menjerit kesakitan pria tua malang tersebut dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menggunakan mobil patroli Polsek Matraman untuk diobati.